Book Review
by theKRY™ on 25/12/08 at 3:23 am
Jangan tanya kemana saya liburan akhir tahun ini, …selingkuhan nggak mau di gauli, nggak mau di kencani..nggak mau di ajak jalan2. Ya…konsekuensinya…pakde jadinya Onani alias ASYIK SENDIRI dengan buku2 baru. Tarik maaaaaaaaaang!!
Image: Header dari inspirasipakde.wordpress[dot]com Edisi Agustus 2008
[Prologue]
Sore hari, langit cukup cerah, sekawan burung layang2 bertengger disebuah tiang yang tertancap di sawah, sekali-kali ekornya dikibaskan, kepalanya menengadah lalu terbang lepas, aku terduduk dipematang sawah yang kerontang, menatap burung layang-layang terbang lepas sampai menghilang, membentuki sebuah titik sampai tidak tampak lagi.
Musim kemarau 1980, menjadi moment yang kerap aku nantikan, termasuk anak2 seusia aku jaman itu, dan masih segar dalam ingatanku, ketika musim kemarau tiba, musim dengan anginnya yang cukup kering berhembus kencang melengkapi sore kami. Tanah sawah yang mengering, menjadi lapangan bebas untuk menerbangkan layang2. Sore hari yang bisa dinikmati dalam waktu beberapa bulan saja. Namun mampu menciptakan sejarah cukup indah hingga kini. Kalau saja aku dapat kembali kemasa lampau, mungkin aku akan menjadi penerbang layang-layang yang cukup mahir. Yang paling jago memutuskan layangan yang diterbangkan lawan-lawan aku. Hingga terdengar pekikan kemarahan beberapa temanku karena layangannya robek, atau putus talinya dan nyangkut di dahan pohon yang tinggi.
Dipematang itu aku duduk menyaksikan puluhan layang-layang terbang dikendalikan kawan-kawan aku yang lainnya, sorak sorai riangnya anak2 seusiaku mewarnai sore hari di musim layangan. Di tempat yang jaraknya beberapa meter, aku menyaksikan duniaku sendiri, lengkap dengan pekikan dan teriakan anak2 lainnya yang bermain disawah, dunia yang pernah membuat kaki lecet, lutut terluka, tangan patah, sebuah musim yang memberikan banyak pelajaran untuk aku. Aku tahu….pelajaran yang aku rasakan ketika harus berlari kencang mengejar layangan putus, sampai harus nekad memanjat pohon yang tingganya belasan meter, beresiko namun tetep nekad. Dan ini kerap membuat ayah marah. Cambukan sapu lidi dari ayah masih berasa. Ya…ayah kerap memukuli kakiku jika aku telat pulang kerumah. Jatahku untuk bermain hanya 1 jam, sisanya aku belajar, SD Jam 12 pulang, dilanjutkan dengan sekolah madrasah diniyah, jam empat sore baru bisa menikmati beragam permainan dengan kawan-kawanku yang kadang membuat aku lupa waktu karena keasyikan. Tak jarang jika aku kembali telat pulang kerumah sapu lidi siap di lepaskan mencambuk betis. Cara yang kerap membuat aku bertekuk lutut untuk tidak bandel. Anehnya peristiwa itu tidak membuat aku jera.
STOP! Flashback nya pakde hentikan….!! Ada satu novel yang belum rampung saya baca, judulnya THE KITE RUNNER. Novel ini saya temukan ketika jalan2 di Gramedia Jambi. Hunting sana sini, mencari bekal untuk dibaca…malah menemukan buku yang betul2 menyejukan, humanitarian banget tulisannya. Baru melihat judulnya saja…saya langsung inget dengan kenangan masa lalu, ketika masih suka mengejar layangan putus. Novel ini mengangkat kisah cukup kuat..tidak ada yang sia-sia, tidak ada omong kosong, semuanya disajikan dengan keras dan apa adanya…tentang keluarga….persahabatan, penghianatan, dan penebusan dosa. Saya tidak harus berpikir panjang untuk menikmati tulisan KHALED HOSSEINI ini, beberapa bagian dari The Kite Runner memang membawa kepedihan, tetapi keseluruhan novel ini ditulis dengan indah. novel ini dikeluarkan Mizan untuk edisi cetak yang ketiga, isinya begitu menyentuh….sangat menggugah rasa kemanusiaan.
Novel ini…mengisahkan tentang persahabatn dua anak lelakidi Afghanistan dengan budayanya yang memikat. Asli saya langsung hanyut. Hosseini dengan brilian menggambarkan Afghanistan prarevolusi yang hangat dan nyaman, namun telah diwarnai oleh gesekan antar kelompok etnis….novel ini menyajikan detail-detail yang senantiasa menyentuh sanubari saya. Memuat tentang kepedihan dan kasih sayang, Hosseini menuturkan kisah menyentuh tentang betapa lama bangsanya berjuang melawan duka yang melanda hingga kini. Novel yang cukup indah saya pikir….berada dalam jajaran buku terbaik sepanjang tahun, di terjemahkan kedalam 42 bahasa dan lebih dari 2 tahun bertengger didaftar New York Times Best Seller. Mengisahkan persahabatan dan hubungan yang rapuh antara ayah dan anak lelakinya, manusia dan Tuhannya, Pria dan tanah Airnya.
Sebagian dari kisah dalam novel ini mengharukan! Memang sih, novelnya tidak berkisah tentang politik Timur Tengah, melainkan tentang indahnya kehidupan disebuah Negara yang kacau balau, Melalui karakter dan plot yang dibangun dengan kuat, mempesona terkadang menyesakan, sangat mengharukan, detail, serta jujur…..memberikan perspektif yang berbeda. Hosseini cukup teliti menuguhkan elemen-elemen drama kemanusiaan dan pencarian martabat dalam sebuah panggung social politik yang terus berubah cepat.
Saya memilih novel ini untuk dibaca jelang liburan akhir tahun. Meskipun masuk kategory novel yang sudah lama terbitnya, saya beli karena saya belum punya novel ini. Kalau temen2 pengen tahu official sitenya, silahkan click disini. Sudah ada DVD nya juga ternyata.
Buku lain yang akan mengisi liburan pakde Kategori nya macem2 dari mulai buku marketing, “Abad Prahara Ramalan Kehancuran Ekonomi Dunia Abad Ke-21″ karya “Alan Greenspan” Abad Prahara ini merupakan sebuah kisah tak tertandingi Alan Greenspan tentang sifat dari dunia baru ini, yg disampaikan melalui pengalaman sendiri selama bekerja di ruang komando ekonomi global dengan pengaruh yg lebih lama dan lebih besar daripada manusia lain mana pun. Ia mulai dengan cerita tentang peristiwa pagi hari tanggal 11 September itu, tapi kemudian melompat ke belakang ke masa kecil dan mengikuti kurva perjalanan kehidupan yang luar biasa selama lebih dari delapan belas tahun saat ia menjabat sebagai ketua Federal Reserve Board, dari 1987 hingga 2006, suatu masa yg berisi perubahan besar-besaran.
Alan Greenspan menuturkan cerita kehidupan pada awal untuk menghargai sejumlah besar sejarah yg telah ia alami dan ia bentuk. Disini kita akan memahami sendiri mengenai berbagai dinamika dasar yg menggerakkan peristiwa-peristiwa dunia. Dalam bagian kedua buku ini, setelah membawa kita ke masa kini dan memperlengkapi kita dgn alat-alat konseptual utk mengikuti dia, Dr. Greenspan memulai pembahasan yg menakjubkan tentang ekonomi global. Ia menyingkapkan fakta-fakta universal pertumbuhan ekonomi, mendalami fakta-fakta spesifik masing-masing negara dan wilayah utama dunia, dan menjelaskan ke mana kecenderungan globalisasi akan menuju. Sebagai kebijaksanaan dan wawasan seumur hidup yg diintisarikan menjadi pernyataan yang elegan berupa pandangan yg jelas terhadap dunia, Abad Prahara akan tampil sebagai warisan pribadi dan intelektual Alan Greenspan.
Satu lagi…buku yang sempat disembunyikan pihak Gramedia karena kontroversinya TIM WAINERS menyatakan Adam Malik (Alm) sebagai agent CIA. Pangkal kehebohan adalah isi buku yang menerangkan bahwa Adam Malik direkrut oleh perwira CIA Clyde McAvoy, sebagai bagian dari operasi tahun 1965. Penjelasan tentang peran Adam Malik diperkuat oleh telegram Duta Besar Amerika Serikat saat itu, Marshall Green.
Buku karya Weiner ini sebenarnya sudah diterbitkan Gramedia sejak September 2008. Namun praktis kehebohan baru terjadi paruh terakhir November, setelah resensi tentang buku ini terbit di harian Kompas. Mendadak semua orang, mulai dari sejarawan, pengamat politik, hingga wakil presiden angkat bicara dan ramai-ramai menolak isi buku Weiner itu. Kontroversi ini sempat muncul awal Desember 2008 ini. Entah karena kontroversinya itu…buku berwarna merah ini sempat di sembunyikan di Gramedia jambi. Saya sendiri sempat kesulitan untuk mendapatkannya.
Buku lain yang akan membuat saya Asyik Sendiri adalah buku yang ada dalam pelukan saya ini. Silahkan deh review…karena pakde masih pengen asyik sendirian dengan koleksinya. Besok kalo pakde ultah…jangan lupa kadonya buku2 menarik aja. Maaf juga, pakde nggak bisa di ganggu Lagi asyik sendiri baca-baca buku. Mumpung lagi liburannnnnnn… ! Kapan lagi bisa baca buku….? dulu jaman susah beli satu buku aja susah, sekarang saat buku bisa dibeli sendiri, kapan lagi bisa menikmati untuk membacanya.
1. THE KITE RUNNER by KHALED HOSSEINI
2. MEMBONGKAR KEGAGALAN CIA by TIM WEINER
3. ADVERTISING MAKES MONEY By A. ADJI WATONO
4. MEMEBERIKAN DORONGAN POSITIF PADA ANAK By JIM TAYLOR, Ph.D
5. Alan Greenspan
Pesan Moral
“Kembalikan buku “siapapun” jika pernah meminjam kepada “siapapun”…aaaaiiiihh
“Jadilah penulis, siapa tahu besok atau lusa, pakde bisa membeli bukunya.” Pasti.










12 Comments
Juliach
Dec 25th, 2008
Sama dong hobinya ngejar layang-layang lalu kalo telat dicambuk.
Kekerasan domestik terhadap anak! Bisa dihukum berat tuh orang tua kita (di Perancis).
Sekarang anakku juga ngak perlu belajar banyak. Di sini PR-nya sering baca bacaan. Sering kali setelah membaca mereka membuat spectacle di perpustakaan daerah atau theather de L’art. Selain itu Appartementku letaknya hanya sejengkal dari Perpustakaan Daerah yang lumayan lengkap.
inos
Dec 25th, 2008
selamat jelang akhir taun dan selamat ber “Onani” pakde..
donapiscesika
Dec 25th, 2008
pak de..ekspresi di foto terakhir sungguh memilukan…
wajah kecapean “onani” pak de tak bisa disembunyikan.. hihihih
kemix ™
Dec 25th, 2008
Wedew onani………..
ha…ha istilah yang bagus.. Ya sama dong kayak gue hoby baca buku.. tapi yang berbau IT kl novel males gue… Hanya berfantasi aja. selamat beronani.
enno
Dec 25th, 2008
aduuhh sayangnya saya ga suka baca bacaan yang panjang, suka pusing! hehe mendingan baca2 blog
thevemo™
Dec 26th, 2008
liburan? gak bisa ya pakde..? yang buku covernya warna merah sudah di baca lom. Kalo aku pakde, novel yang penuh fantasi..baru di baca.
Billy K.
Dec 27th, 2008
ada satu lagi pakde, buku yang bisa dibaca2 di akhir tahun..
judulnya, Miss Confidential: Teman Curhat On-Air. penerbitnya gagasmedia. penulisnya, Billy Koesoemadinata.
promosi dikit ah..
hahahahah
edratna
Dec 28th, 2008
The Kite Runner, masih belum selesai dibaca
Bukunya sedih…..jadi ikutan melow.
Saya lebih suka buku yang memberi semangat….lha situasi sekarang bikin sedih begini, bayangan krisis di depan mata.
annosmile
Dec 28th, 2008
haduh..
panjang amat ya..
belum selesai baca
saya bookmark dulu..
Yoga
Dec 30th, 2008
Saya juga baca Kite Runner Pakde
Jadi tahu, bacaannya Pakde apa aja.Buku-nya bagus-bagus, sering-sering bikin tulisan seperti ini Pakde biar saya tahu info buku bagus, lain kali saya juga bikin supaya bisa share.
quote:“Kembalikan buku siapapun jika pernah meminjam kepada siapapun”
Mesti dilengkapi tuh:- meminjamkan buku adalah tindakan “bodoh tapi lebih bodoh lagi kalau mengembalikan buku pinjaman.. hihihihi.. peace Pakde!
marshmallow
Dec 30th, 2008
pakde, kebetulan saban ke toko buku saya selalu lihat the kite runner, tapi masih ragu mau beli. soalnya lumayan mahal. hehe! baca resensi pakde saya jadi pasti deh mau beli, apalagi ada a thousand spendid suns yang udah saya lirik-lirik juga.
alfi
Dec 30th, 2008
waaaahh,,kereen,,maci te2p semangat baca,,,salut2
Leave a Comment