MENGENAL LEBIH JAUH DUNIA PENYIAR
by theKRY™ on 07/01/09 at 2:28 pm
RADIO & ANNOUNCER Part 1
Tulisan ini tertuang atas ide saya, setelah melihat begitu banyak sekali modul-modul yang dicetak dengan banyak ragamnya, namun modul itu tidak pernah jadi pegengan penyiar, baik yang aktif ataupun belum aktif terjun sepenuhnya di dunia broadcast. Apalagi kedatangan mereka memasuki jalur broadcast diambil dengan aji mumpung plus pengalaman yang serba otodidak. Learning by doing sampai menemukan banyak hal yang mesti tersembunyi dibalik Radio & Penyiar.
Sebagian dari mereka yang pernah masuk pendidikan Jurnalistik ataupun Komunikasi lsecara formal dipastikan pernah menemukan sebagian tulisan yang bicara seputar Radio & Penyiar. Namun, pernahkan kita melihat mereka yang belum pernah memasuki dunia Broadcast kemudian tertantang untuk terjun sebagai penyiar radio? Dari mana mereka akan menemukan all about radio? Jangan2 mereka malah meraba2 tentang radio itu sendiri. Di pikir radio ajang request lah, bagi2 kuiz lah, padahal dibalik dunia kepenyiaran itu cukup banyak yang harus di gali.
Bagaimana pula temen2 yang bergerak aktif di bidang promosi product? Yang sebagian meletakan radio di urutan ke sekian, sehingga pembagian porsi kue iklan kadang2 hanya sepersekian bagian. Tapi radio masih tetep bisa hidup meskipun kue iklan sedikit.
Silahkan pelajari makalah ini selagi sempat. Siapa tahu anda adalah orang yang sedikit banyak akan bersinergi atau bekerjasama dengan dunia bernama Radio & Penyiarnya. Apapun bentuknya. Minimal dengan tulisan dalam COFFELOUNGE ini bisa membeuka wawasan anda yang belum faham dengan Radio & Penyiar.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia penyiar adalah orang yang menyiarkan atau penyeru pada radio. M. Habib Bari dalam bukunya “Teknik dan Komunikasi Penyiar Televisi-Radio-MC sebagai pengetahuan praktis” memberikan pengertian: “penyiar adalah seorang yang bertugas menyebarkan (syair) suatu atau lebih informasi yang terjamin akurasinya dengan menggunakan radio dengan tujuan untuk diketahui oleh pendengarnya, dilaksanakan, dituruti dan dipahami”. Sedangkan Thorndike dan Barnhart dalam bukunya “junior Dictionary” mengatakan: “Person who make announcements over the radio. (orang yang memberitahukan tentang sesuatu melalui radio)”.
Dan menurut Onong Uchjana Effendy dalam bukunya “Radio Siaran – teori dan praktek” mengatakan: penyiar adalah orang yang menyajikan materi siaran kepada para pendengar”. Chester, Garisson dan Willis, dalam bukunya “Television and Radio” mengatakan: “Penyiar dalam sebuah station memainkan banyak peran. Pada umumnya penyiar adalah juru bicara station radio siaran”. Di belakang layar studio penyiar juga mempunyai pekerjaan dan tugas lain sesuai keterampilan yang dimilikinya. Tentu saja, penyiar adalah seorang penampil yang melakukan pekerjaan penyiaran, menyajikan produk komersial, menyiarkan berita/informasi, akting sebagai pembawa acara atau pelawak, menghendel olah raga, pewawancara, diskusi, quiz dan narasi. Banyak aturan yang menuntut seorang penyiar bisa persuasif dan komunikatif pada pendengarnya, semuanya di awali dengan pengenalan untuk memiliki pengetahuan/ memahami tentang karakteristik medium radio. Pemahaman ini perlu karena untuk mendukung kemampuan menyampaikan pesan-pesan kepada pendengar, sesuai dengan kaidah-kaidah siaran di medium yang sangat khusus ini.
Radio memiliki karakteristik yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia dan memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan komunikasi massa. Karakteristik radio memberikan manfaat yang unik, baik di tinjau dari sisi kelebihan maupun kekurangannya. Dengan memahami kekuatan dan kelemahan inilah penyiar radio dapat merencanakan konsep dalam implementasi untuk menghasilkan produksi siaran yang lebih efektif dan efisien.
Pedroche, Toledo, Montilla, dalam bukunya “Media Fack Book – KBP” mengungkapkan: karakteristik radio memberikan manfaat yang unik diantaranya adalah: (1) Menarik Imajinasi,(2) Ia Cepat: merupakan alat informasi yang efisien dan tanpa banding, (3) mudah dibawa, (4) Tidak memerlukan kemampuan membaca atau menulis, (5) Tidak konsentrasi yang penuh dari seorang pendengar, (6) Cukup murah, (7) Mudah digunakan, seperti yang lainnya, namun perlu diingat, radio juga memiliki keterbatasan. Keterbatasan nya adalah bahwa ia hanyalah merupakan sebuah medium buta yang hanya bisa di dengar kemudian dirasakan”.
Sekalipun radio menjadi medium buta yaitu hanya melalui suara, maka suara merupakan sebuah instrumen penting yang harus dikaji lebih mendalam. Sculberg dalam bukunya “Radio Advertising-The Authoritive Handbook” mengatakan “Para ahli psikologi telah menyimpulkan bahwa memori ingatan berdasarkan aspek pendengaran pada manusia ternyata jauh lebih kuat dari ingatan yang didapat dari penglihatan atau indera penciuman. Respon manusia terhadap suara, yang langsung masuk ke otak, rata-rata sekitar 140 mili detik. Respon terhadap cahaya-kata-kata dan gambar adalah 180 mili detik. Perbedaan respon terhadap 40 mili detik ini merupakan waktu dimana gambar diteruskan menuju bagian aural di otak untuk mendapatkan proses identifikasi sebelum gambar ini bergerak dan masuk ke sistem penerimaan visual di otak”.
Lebih lanjut dikatakan juga oleh Chantler dan Harris dalam bukunya “Local Radio Journalism” bahwa: “Radio adalah medium terbaik untuk imajinasi. Pendengar selalu mencoba untuk berimajinasi terhadap apa yang di dengar dan apa yang dijelaskan. Gambaran ini adalah emosi – misalnya seorang suara ibu yang menawan hati menginformasikan bahwa ia telah kehilangan putri remajanya. Gambaran dalam radio tidak terbatas oleh ukuran sebuah layar.
Ukuran mereka adalah menurut apa yang diinginkan. Sculberg menjelaskan: “Radio bukanlah pesawat televisi yang tanpa disertai gambar. Karena tidak ada gambaran yang sifatnya literal, saat radio dijalankan dengan penuh kreativitas oleh para penggagas program-programnya dan juga oleh para pengiklannya, radio bisa memberikan kesan dalam pikiran orang.
Mau belajar lebih jauh seputar dunia kepenyiaran khususnya medium radio? Nantikan terus postingan pakde yang hanya mengulas dunia Radio & Penyiar dalam kolom CoffeeLounge di blog ini.
–Bersambung!!!–









12 Comments
edratna
Jan 7th, 2009
Menarik pakde….
Saya sering mendengarkan radio, sambil membaca sebelum tidur. Yang menarik, sang penyiar begitu pandainya berimprovisasi, dan cara ngomongnya itu lho, yang bikin hubungan pendengar dan penyiar bisa dekat sekali.
Dan tentu harus punya pengetahuan luas dibidang apapun, karena pertanyaan pendengar bisa berbagai hal, yang kadang di luar topik, namun penyiar bisa menjawabnya dengan baik.
Jadi, memilih penyiar ini sangat penting ya pakde, karena yang mendengar bisa terbius…
inos
Jan 7th, 2009
jadi pengen siaran di radio nih.. ajarin ya pakde..
silent reverie
Jan 7th, 2009
Dulu aku pernah terobsesi jadi penyiar. Sempet juga diinterview. Eh, keburu ketauan emak… gak boleh, coz waktu itu masih kuliah n tempatnya jauh pula… ihik.
Sekarang sih ngedengerin penyiar aja dah!
Billy Koesoemadinata
Jan 8th, 2009
kang, sejauh pengalaman saya dulu *halah.., yang terpenting dari penyiar itu adalah, kemampuan untuk menciptakan theatre of mind. bagaimana si penyiar itu mampu, memberikan nuansa ‘nyata’ terhadap apa yang disiarkannya kepada pendengar. karena penyiar itu, hanya sendiri dalam ruang siaran bukan? dan, dia musti bisa memberikan ‘kenyataan’ bagi pendengarnya, meski di ruang siaran itu tidak ada apa2 selain alat siaran.
Richa
May 26th, 2009
pak de……aku daftar lagi di radio MQ Fm yogyakarta, kemarin senin aku tes tulis…besok rabu tes lagi tes vokal ama wawancara. do’ain ya pak de……aku bener-bener pengen jadi penyiar profesional,…
pepen
May 27th, 2009
Asalamu’alikum. Wr. Wb
salam kenal dari saya, saya pepen saya mahasiswa komunikasi, saya sekarang lagi disibukkan untuk membuat laporan akhir penelitian akademis (Skripsi), saya rencana akan meneliti tentang radio, yaitu radio komunitas di kampus saya, dan yang ingin saya sampaikan, sekarang saya butuh banyak teori tentang dunia radio, baik dari sisi kepenyiaran maupun yang lain.
mohon untuk dibalas di E-mail saya.
Terimaksih
Wassalamu’alikum. Wr. Wb
afnie
Aug 26th, 2009
kog ga bs di copas???

pdhl lagi butuh ma materi yg pakde ketik…
HeNy
Sep 16th, 2009
aq pgn bgt jd penyiar radio..
tlog ksh info trz ttg radio & kpenyiaran yagh pakde..
thnkzzz. ^o^
HeNy
Sep 16th, 2009
info na bguzzzzzzzzzz…
aldy
Oct 13th, 2009
pakde saya seorang penyiar radio anak negri ..klau pakde mau dengar silahkan akses di http://www.anaknegrifm.co.cc, yg ingin saya tanya kan bangai mana menjadi penyiar yg di senagi oleh pendengarrr……..balas ya pakde???
Ayu Agastha
Mar 22nd, 2010
Aq cm pngen brbagi…………………
Jd penyiar sangat menyenangkan……………….Percayalah,,,,,,!!!!!!!!
Aq pernah merasakan jadi penyiar saat masih sekolah.Disana kita bisa saling berbagi dan membuat orang lain senang
ginanjar
May 21st, 2010
wah sangat membantu saya..kebetulan bsk pagi saya tes tulis di salah satu radio d jogja..
Leave a Comment