“The GREAT PakDe”

by theKRY™ on 13/01/09 at 5:14 pm

Episode 1
Selesai resepsi pernikahan beberapa hari lalu, saya punya kesibukan yang cukup menyita banyak perhatian dunia (halah). Sok terkenal pakde tuh!! Benci aku!!

Malam itu diiiingin sekali, saya duduk bersila di teras loteng, beberapa batang rokok masih terus dihisap tanpa henti….sekali-kali hembusannyanya saya hempaskan pelan-pelan. Pikiran saya jauh menerawang ke satu masa, dimana saya pernah kehilangan banyak temen, hari ini terjadi lagi dalam kehidupan saya, dampaknya ya…..saya jadi duduk sendiri menghabiskan malam bergaya cowboy rumahan, sambil mengirup udara malam, secangkir capucino dan berbatang2 rokok. (gila! pakde ngabisin rokok banyak banget).

Ponsel di tangan kiri dan kanan mulai dimainkan keypad nya…mencari-cari nama yang tertera pada bagian phonebook, semua yang tercatat di phonebook nama2 relasi, teman, tapi saya bingung mau ngapain dengan ponsel itu, Kumpulan nomor2 yang tidak cengeng diphonebook ini, hanya bisa dilihat satu satu, sesekali saya bayangkan orang yang tertera namanya di phonebook ini seolah-olah berdiri didepan saya….(imaginer pakde ya?…nyebut pakde nyebuuuut).  bermaksud saya hubungi……. tapi di pikir buat apa? Siapa yang mau denger keluahan saya malam itu, siapa yang mau rela mendengarkan saya yang tiba2 cengeng? (Jangan lakukan itu pakde…memalukan pakde…keep it silent pakde!! Tegar pakde!!).

Akhirnya di telan sendirian semua problem hidup yang menimpa saya awal bulan ini, Saya duduk merenung dan mengeksplorasi pokok permasalahan sampai mencoba memecahkannya satu demi satu. Susah nampaknya karena, bukan masalah yang simple, ini masalah yang cukup komplek. Lengkap bikin ubun2 berdenyut, pusing-lah  pokoknya. Jarang2 saya melakukan ini. Awal bulan yang cukup hectic, namun mengawal saya kedunia baru, dunia yang akan membuat saya makin tangguh menjalani profesionalitas kerja didunia broadcast.

What’s wrong pakde?
Pernah ditinggal pindah kerja oleh temen sekantor? Pernah di Tinggal Resign? saya pikir beberapa temen yang baca postingan kali ini pasti akan bertanya Iya dan Tidak, terlepas dari posisi temen2 di jaman itu pasti berbeda2 rasanya. Ada yang pilu dengan isak tangis, berderai air mata, karena yang pindah adalah temen akrab. Ada yang biasa2 karena hubungan watak tidak terbangun, boleh jadi ada yang….cuwek beibeh saat partnernya ini lepas kerja.

Siapapun dari kita saya pikir pernah mengalami ini, dampaknya sedikit ataupun banyak mungkin tidak mempengaruhi keadaan pikiran kita bukan? Lalu bagaimana jika yang pindah kerja ini berada  1st level management? atau 3rd level. Pernah merasakan ini? (belum pakde! beluuuuum pakde!) Ok nggak apa2, santai aja….sudah atau belum, baca terus ya…..sampai tuntas…sampai menemukan satu bagian yang paling mendasar dari isi postingan ini.

Terlepas dari problem yang bersangkutan ketika pindah dari jabatannya,  terlepas dari skandal pelecehan sex, terlepas dari kasus resign nya karena menyampaikan citra buruk perusahaan, Semua yang di lakukan employe ini saat resign, itukan kan merupakan bagian dari pilihan hidupnya. Semuanya memiliki alasan sendiri2. Ada yang memiliki tawaran jabatan yang lahannya lebih gembur, ada yang secara pribadi employe nya memang cengeng! Nggak Fight! Nyerah begitu saja.

Berhenti bekerja merupakan sebuah pengalaman yang susah terlukiskan. Mengejutkan, mendebarkan sekaligus membingungkan. Pada satu sisi, kita dihadapkan pada situasi untuk memulai sebuah fase hidup yang baru dan dituntut untuk segera berpikir mengupayakan pekerjaan baru. Namun, pada sisi lain, kita tentu juga tak ingin memutuskan begitu saja hubungan baik yang telah terjalin di tempat kerja yang akan ditinggalkan. Wajar, jika suatu saat pernah ada yang menghadapi hari-hari terakhir dengan baik, dan menjadikannya sebagai kunci untuk mendapatkan referensi-referensi yang berguna dan menjaga jaringan profesional yang telah susah payah dibangun. Sebulan hingga dua minggu terakhir sebelum  “cabut” biasanya akan menjadi saat yang menentukan karier selanjutnya.

Namun tak semua yang berhenti kerja itu mendapati peluang buruk, ada beberapa diantaranya yang langsung mendapat posisi bagus diperusahaan yang lebih ok. Jalan baru! Ini yang bikin seneng siapapun.

Apa yang dirasakan Pakde?
Ketika banyak pihak meninggalkan saya di posisi 2nd level management?, Ini sifat bawaan, yang saya pegang teguh, termasuk belajar dari pengalaman, karena sering di Tinggal pergi di/dari Perusahaan, ada tidaknya 1st Level manager dan 3rd level manager, kerjaan saya tetep saya jalanin, the show must go on. Untuk saat ini, memang ada yang harus saya handle sendirian. Apalagi ketika JOBDESK itu ada di Tangan 1st Level Manager. Otomatis jadi kerjaan tambahan saya. Itulah yang bikin kesibukan makin bertambah.

Apa yang pakde lakukan, pakde?
Ketika semua perusahaan kehilangan crew dibeberapa divisi? Saya cukup duduk, berpikir, mengeksplorasi diri tentang kekuatan perusahaan, kekurangan karyawan, dan sampai hunting beberapa orang untuk menggantikan posisi divisi yang di tingalkan. Sayangnya untuk mencari pengganti itu susah, karena kemampuan masing2 kepala itu beda. Talent dan kemauan untuk maju susah didapat, tipikalnya Uniq, inilah tantangan terberat saya ketika menentukan calon pengganti dari karyawan yang pindah. Tapi saya harus tegar, Harus fight. Crew yang hilang bukan berarti pemicu kegagalan dan kebangkrutan, Masih banyak talent dan keahlian yang bisa di andalkan bukan? Yakin aja lah….maju tidaknya perusahaan itu tidak di tentukan oleh satu orang, tapi oleh Team Work. (jadi ketika teamwork pakde berkurang satu, berarti pakde harus nyari lagi ya….?) Iya….begitu. Satu lagi, Manusia hanya bisa berikhtiar dan berusaha, Allah yang menentukan. Remember That!

Rencananya gimana pakde?
Alhamdulillah saat ini ada trust yang diberikan direksi untuk pakde menjadi LEADER dari 2nd level management ke 1st level. (Ini pengalaman pakde kedua bukan? Dulu pakde pernah mengalami itu juga bukan?) Iya…itu dulu….dari posisi terendah ke posisi yang lebih Tinggi, artinya Jabatan dinaikan. termasuk salary dan lingkup tanggungjawab. (Sekelas eselon nggak pakde?) Mungkin sekelas itu. (tepuk jidat)

Dua hari ini saya sibuk menyelesaikan semua tugas yang tertunda, Mulai dari merapihkan file yang belum saya kenal, menyelesaikan tender yang belum rampung, terus new project sampai menentukan siapa yang harus mengisi divisi yang kosong. Ada 3 divisi yang kosong, yaitu Marketing dan Music Director dan Program Director. Perlu rekruitmen baru nih nampaknya.

2 malam ini saya sibukan untuk mencari kawan2 lama yang mau bekerjasama dengan PakDe membentuk dan melengkapi Team yang belum utuh. Sebelum menentukan siapa yang akan di rekrut, saya jalankan misi dengan menghubungi temen2 yang menurut saya mumpuni untuk menempati posisi tersebut. Saya melakukan ini karena lewat jalur relathionship yang cukup lama, akan lebih mudah mendapatkan crew baru. Teman lama biasanya lebih mudah dikenali karakternya, bahkan kita bisa memberikan penilaian kawan lama ini bisa dipastikan bisa menempati posisi tertentu sesuai dengan basik yang pernah kita tahu. Intinya Menentukan calon karyawan baru lewat rekutmen langsung bukan lewat pengumuman JOB VACANCY Yang akan melahirkan wajah2 baru dengan kemampuannya yang belum terukur.

Hunting sana sini tidak mudah memang apalagi memanggil temen2 yang tinggal di Jawa untuk hijrah ke Jambi. Tak semudah yang di bayangkan. Bukan urusan tempat tinggal atau biaya hidup, tapi kemauan mereka, itupun kalau ada keinginan dan kemauan dari mereka, nah kalo nggak….??? Belum lagi nanti membicarakannya kepada direksi agar trust itu tetep terjaga. Banyak pertimbangan lainnya. (Perlu hati2 juga pakde! jangan sampai keliru memperkenalkan crew baru). Memang bisa jadi kalau salah menentukan orang pilihan, saya bisa kena dampaknya. Yang malu bukan orang lain tapi saya sendiri.

Bersambung!

Bookmark and Share

Top Post

8 Comments

Sassie Kirana

Jan 13th, 2009

Malem pakde..
Sie datang berkunjung..
Makasih supportnya ya pakde..seneng nambah sodara baru didunia maya ini..

Salam ^^v

Hey…sie, Yang sabar ya…..pakde seneng bisa sodaraan sama sessi.

munawar am

Jan 13th, 2009

sepertinya di manamana hukum alam berlaku; regenrasi sesuatu yang pasti; rekonstruksi juga merupakan sesuatu yang pasti dalam setiap jenjang generasi; juga dalam karier.

Bener kang, kalau tidak ada regenerasi kapan yang muda2 seperti kita bisa sukses? Hah…nunggu usia 70 tahun? please deeeeeeeeh.

soerdjak

Jan 13th, 2009

the show must go on…lanjut boss..:D

Yap! HARUS. WAJIB KUDU, CATET!!

silent reverie

Jan 14th, 2009

ayooo pakde…, kamu pasti bisa! semangaaaad! :)

SIP. Thanks Yo…untuk supportnya.

kemix ™

Jan 14th, 2009

I’m coming. setelah beberapa waktu sibuk,maklum ngejar target buat 2010 insya allah. Yah kalo ditinggal temen sekerja sih lumayanlah, kehilangan, apalagi kalo yang sehati dan solider ma kita. Tapi ada yang lebih berat yaitu…. kalo ditinggal pacar kawin duluan hee… heee. Tapi inilah hidup berputar dan berjalan konstan, meski kita kadang merasa terlalu cepat.

Ya….Masih mikirin cinta lama ya…? Yang nampak didepan matamu itu kan yang siap di ajak merit, masak masih mau meninggalkan hati pada sosoknya yang sudah menikah mendahului dirimu Mik? Piye toh?

nh18

Jan 14th, 2009

Pak De Van DeKray …

Tulisan ini mengilhami saya …
Tunggu … tunggu …
Saya akan posting sesuatu mengenai Jambi …
(tapi bukan tentang radio ya Pak …)

So ..
Stay tune ya tune …

NH18.

OK saya tunggu postingannya,mudah2an menyebutkan nama saya juga di postingannya nanti,…hik hik

Billy Koesoemadinata

Jan 14th, 2009

pakde, saya mau gantiin, posisi2 yang lowong2 itu.. tapi, kalo musti ke jambi, ada jaminan bantuan ga? :D

Sumpeh loe?

Yulis

Jan 14th, 2009

Semua persoalan pasti ada jalan keluarnya pak De, Saya turut prihatin karena musti kerja keras untuk mencari pengganti yang tepat. Tapi juga inngin mengucapkan Congratz on your promotion, semoga sukses selalu pak De. LTO pasti ada di semua perushaan selama presentasinya masih normal berarti tidak ada yang salah pak De. Thanks

Yap, dua minggu saya susun schedule baru, mapping kerjaan sana-sini, rekruit beberapa orang, termasuk lebih giat kerja lagi, lagi dan lagi!

Leave a Comment

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.