The Great PakDe 2

by theKRY™ on 14/01/09 at 8:55 am

Episode 2
Says Thanks To All.
Tangga karier ini dibentuk dengan watak, kemauan dan kerja keras, terbangun atas ribuan koneksi persahabatan dimana-mana, didalamnya terlahir proses belajar ekstra keras, Karier ini saya dapat bukan dengan hokky ataupun temuan pelimpahan hadiah jabatan semata. Tapi semuanya terbangun atas dasar Want To Be. Di barengi usaha, perjuangan, kerjakeras dan Do’a.

FlashBack
Karier saya didunia broadcast terbentuk sejak 1995. Bermula ketika saya masuk dunia Teater & Film PILAR, disebuah sanggar Teater & Film ini saya belajar melatih seni peran, menempa diri untuk jauh dari keluarga, hasilnya bukan hanya tawaran manggung dikalangan ibu2 darmawanita saja namun banyak juga hari-hari yang membuat saya makin akrab dengan dunia broadcast.

Thanks Bang Olan, Bob, Deddy Cingok, Nin Sagita, Indera Gepuk, Iqbal.
Mereka menanamkan radio dalam pikiran saya, Without you Im Nothings Guys!! Sepertinya baru kemaren kalian memperdengarkan Mbak Nin Sagita (kini di Mustika FM Bandung). Siaran siang hari dalam Phone Service. Sebuah program Request lagu yang cukup diminati kala itu. Suejuk banget suaranya ketika dia menyebut nama saya dan langsung memutarkan lagu set the night to music, diputer siang2….tapi tetep enak aja bawaannya.

Jaman itu handphone belum booming, jadi untuk request lagu harus pakai telpon koin cepean. Siang hari sekitar jam 2 siang Iqbal mampir ke sanggar terus nyetel Radio, terdengar seorang perempuan cantik menyebut beberapa nama. si a si b si c de es be…satu satu diabsin se-RT, Iqbal mulai menaikan volumenya ketika namanya di sebut dengan nama Dhani. Terdengar nama2 yang di salamin oleh Dhani. Tiba2 muncul nama aku. Wanita cantik  itu bilang ” Selamat Siang Jelang Sore untuk Dekry di Teater PILAR” Anda dapat lagu dari Dhani bla bla bla…..saya lupa ocehannya. Gila, Blooming setengah mati mendengar nama saya di sebut oleh perempuan dengan suaranya yang merdu. Katro ngabis!!! (asli pakde emang Katro). ;)

“Koq bisa disebut nama saya?” tanya saya pada iqbal. “koq bisa seh, gimana caranya?” Polos buanget nggak ngerti apa itu radio apa itu request bagaimana cara request. (maklum Ndeso)…
Handphone belum booming waktu itu, jadi untuk request satu lagu saja, harus lari ke ke telpon koin, masukin satu koin cepe…ngantri pula nungguin tersambung, request satu lagu saja bisa 30 menit menunggu bisa tersambung karena layanan yang dituju sibuk. Suatu kali tersambung dengan penyiarnya, eh tiba-tiba mulut kelu terbata-bata GROGY Ngabis. Ditanya judul lagunya aja aa uu aa uu (bodoh pakde!), sampai si penyiar memutus sambungan telpon.

Beberapa bulan kemudian, setelah saya makin akrab dengan temen2 di Radio NBS Sukabumi, Ada lowongan kerja waktu itu, saya coba masukin lamaran tentu dengan izin orang tua termasuk kakak saya yang di Jakarta. Minta di buatkan SKKB untuk melamar malah jadinya kena semprot…di ceramahi a i u e o. capek bener! Panas nih kuping setiap kali mendengar kata “HARUS HIDUP PRIHATIN”

Pasalnya hanya SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik) Padahal buat apa coba melamar kerja di instansi swasta. Sekarang kalo saya berada posisi HRD. saya kerap tidak melirik SKKB, Logikanya kan apakah SKKB ini menjamin seseorang Berkpribadian buruk atau tidak, inikan hanya sebatas jaminan orang yang bersangkutan tidak sedang dalam perkara kriminal. Nah jika dalam perkara kriminal mana mungkin sempat melamar kerja ya toh.

Sudah lah itu jaman dulu, sekarang beda, bahkan kalo saya merekrut beberapa tenaga, yang sering saya perhatikan adalah nilai matematikanya dulu, baru menilai sosok pelamar dari cara ia berokmunikasi dengan saya dan terakhir aura yang dipancarkan dari raut mukanya. Alhamdulillah saya punya kelebihan menilai Aura. (ops)

Back to Lamaran kerja pertama.
Setelah semua selesai di buat, Saya kirimkan surat lamaran kerja dengan tampilan rapih buanget. semua dibuat dengan bantuan temen2. Dedi Singok ngurusin SKKB nya, maklum kenalan dia Police semua. Fotonya yang di pakai hasil melamar adalah foto hasil audisi teater pillar. (jaman2 softlense masuk dunia seni photography dan di konsumsi publik).

Dalam proses menunggu panggilan, saya belajar banyak dari OLAND FATAH TRIJAYA FM JAkarta. Yang siarannya bisa di terima dengan jernih di sukabumi. Dari sini lah saya merekam beliau, bahkan sampai mengirimkan surat kepada beliau karena sudah menginspirasikan banyak cara di dunia broadcast yang saya dapat secara otodidak.

“Profesional muda…kita ikuti informasi aktual,yang berhasil di himpun team redaksi Trijaya FM. …bla bla” Kata2 ini masih melekat sampai kini, dengan dialek, intonasinya, berhari hari berminggu-minggu saya ucapkan kata2 ini termasuk belajar sendiri dari suara Bang Olan untuk gaya siaran di jam yang lainnya.

Dengan berlatih layaknya anak didik Iqbal, suatu hari ditentukanlah audisi penyiar, dengan gugup namun yakin saya bisa. akhirnya dari 231 pelamar saya masuk 10 besar, saring lagi masuk 4 besar, sisanya tinggal saya Wahyu Manaf dan Tuteng Fortuna sukabumi, saya yang sendirian di NBS. Proses training saya kejar selama 3 bulan, dan hanya mendapatkan transfortasi alakadarnya. Menyedihkan….Tapi ini dijadikan acuan untuk fighting. Modal awal saya nih.

Bersambung!!

Next Post : 1st ONAIR

Bookmark and Share

Most Commented Posts

10 Comments

mareq

Jan 14th, 2009

Pakde ceritanya menginspirasi saya tuh jangan bosan - bosan buat ngajarin ya?????

Bagus lah, jika memang begitu adanya. Jangan patah arang juga ya…keep the spirit bro!

nh18

Jan 14th, 2009

Hah …
Pak De Van DeKray … cerita pengalaman pribadi nih …
Sejarah karier …
Asik-asik …

salam saya Pak De

Yap…sampai mentok ke posisi paling Tinggi, sebelum menjadi OWNER. Thanks Om

Billy Koesoemadinata

Jan 14th, 2009

jadi inget waktu saya dulu training dulu seadanya, plus ‘digencet’ sono-sini sama yang lebih senior..
duhh…

Artinya ada penggemblengan mental dalam karier, Tapi kalo aku saat ini tidak mengajarkan itu, Justru yang belum bisa di ajak untuk bisa, biar perusahaan maju pesat. Kalau saling gencet gitu…wah bisa bobrok perusahaannya, secara…..crew aja sudah bobrok mentalnya…

annosmile

Jan 14th, 2009

wah ketinggalan nih
udah episode 2 ya..
jadi inget waktu masih kecil..

Inget di apain tuh?Ceritain dooonk

wo mahen

Jan 14th, 2009

weleh bukan suka lagi tapi ngefans tuh sama CF hehehehehe…habis keren banget tuh….

Saya malah mulai ngerem, banyak DRAMAnya, Ndak suka aku. Satua tau dua sih ya…ada, tapi kalo sudah masuk ke bagian dalam, nggak lah pak, PALSU!

Yulis

Jan 14th, 2009

Jadi ingat jaman SMA juga Pak De, suka reques lagu. Dan saya juga deg degan kalau sampai telephone saya masuk. Menarik sekali cerita Pak De, bermula dari kekaguman bisa menjadi dikagumi. Sukses selalu Pak De. Thanks

Pernah request lagu apa aja mbak? Jangan2 pernah berlangganan kartu pilihan pendengar juga? Seru memang ya….tapi yang begini ini sekarang tidak saya pakai loooo

yessy muchtar

Jan 14th, 2009

gak sabar nunggu sambungannya ni pak de hehehe
cepetan ya..dunia broadcasting itu menarik banget!!

Ditunggu juga next comeng nya….neng!

Oland Fatah

Aug 12th, 2009

Waduuuuhh….hehe iseng searching nama sendiri di google kok ketemu artikel ini. Karena ada namaku di situ maka kubacalah. Ya ampun jadi tersanjung banget. hehehe. Sukses ya..syukurlah kalau ada manfaatnya. Be my friendlist @ facebook ya. search aja “oland fatah”. Thanks :) :) :)

Laaahhh. om oland piye om… bukankah kita sudah berteman di FB om? nggak di cek nih keknya… wekekeke

cie

Sep 12th, 2009

ukhhhh…..
pngen bgt jadi penyiar!!!!!!!

cie

Sep 12th, 2009

yups

Leave a Comment

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.