Music, Program atau Penyiar??

by theKRY™ on 29/01/09 at 10:20 pm

Catatan ini saya temukan dalam buku setebal 104 halaman, yang memuat setiap arsip kegiatan sekaligus jurnal pribadi yang tersimpan cukup apik, Jurnal Pribadi yang saya buat sejak 1997.

Jika saya memberikan peluang kepada temen2 untuk memilih beberapa komponen yang berhubungan dengan radio, mana yang akan dipilih? Programnya, Musicnya atau Penyiarnya? Saya yakin semua akan mengatakan MUSIC.

Banyak radio yang berpatokan untuk menghadirkan lagu2 yang cukup bagus, agar radionya ini banyak disukai pendengarnya. Music ini sendiri akan menentukan karakteristik dari sebuah radio. Nah, Obrolan tentang music ini kerap dijadikan debat ataupun small discuss oleh beberapa kalangan, khususnya  management radio, Semua memperhatikan pemutaran music di station radio dengan spesifikasi music dari mulai pop, modern rock, hard rock, classic rock, adult alternative, R&B, Rap, country, electronic, jazz, blues, Latin, dll.

Jadi, jangan heran kalau suatu saat anda menemukan sebuah radio yang disebut2 sebagai radio dangdut, radio jazz, radio etnis dsb…..sebutan ini tentu lahir karena ada hubungan dengan music yang di putar di radio yang bersangkutan. Bagus tidaknya Relatif, karena taste orang terhadap genre music itu beda. Orang yang suka dengan lagu dangdut tentu akan mengatakan dangdut is my fav song, Demikian halnya dengan music dan genre musik yang lainnya. Tak setiap orang punya ide dan taste music yang sama, tak semua lagu juga  enak didengar.

Music ini sendiri kerap dijadikan bahan obrolan tiap2 owner/management radio dalam mendirikan sebuah statiun radio dan Station penyiar radio sangat mengandalkan music dalam tatanan program siarannya, bukan hanya sebagai alat penghibur namun karena music ini sendiri keberadaannya sangat universal. Dan music merupakan bahan baku penyiaran radio.

Dalam rentang waktu yang tidak sebentar, saya mengalami masa perubahan yang cukup nyata, dari mulai menentukan segment pasar plus racikan music yang nanti akan diperdengarkan untuk kalangan target pasar yang akan dibidik. kelas mana yang akan di bidik? termasuk melakukan survey dalam skala besar dan kecil dalam menentukan pasar. Saat ini dari kajian music yang berkembang di stasiun penyiaran radio, banyak dimainkan kategori music seperti urban, country, rock, alternative, indie/folk, pop/dance, Christian, jazz/blues, 1990’s, 1980’s, 1970’s, 1960’s. dengan macam-macam kemasan music thematic missal: pop10, hits, oldies, mood, art work, party, world zone, kids Conner, dinner, exercise dan cover version song.

Salah satu Aliran music yang paling dominan adalah Music pop, Aliran pop menciptakan symbol yang manjur untuk kepustakaan music. Dalam siaran radio, program music ini masuk ke dalam semua tatanan program. Hal ini berkaitan dengan komposisi music, penjadwalan untuk menjaga dan membangun image stasiun radionya. Perlu diketahui juga bahwa citra sebuah stasiun radio ditentukan pula oleh sajian musiknya. Hal ini adalah konsep music yang di udarakan dapat disukai pendengar. Dalam membangun sebuah imej bunyi harus konsisten dengan filosofi stasiun penyiaran radio: bagaimana menciptakan program hiburan yang aktratif agar menjadi produk jual disukai oleh pendengar sebanyak-banyaknya. Penyiaran program musik yang setiap harinya pada segment siaran penyiar memutar rekaman lagu kelompok band atau vokalis yang diseleksi oleh program director atau music director setiap harinya dan materinya oleh bagian pustaka musik. Dari pengalaman saya sebagai praktisi penyiaran, di indonesia tahun 70 hingga 80-an banyak stasiun radio dalam pemutaran lagu masih tergolong  konvensional, misal penyiar pagi yang sudah memutar lagu harus memberikan tanda agar tidak diputar lagi oleh penyiar siang. Begitu pula penyiar siang dari lagu yang disiapkan memberikan tanda agar tidak terputar oleh penyiar sore, begitu seterusnya. Secara aplikasinya dimasa lalu penyiar memiliki kebebasan untuk memutar lagu-lagu dari pustaka musik yang dimiliki oleh stasiun radio. Akan tetapi perkembangannya sekarang dalam memutar lagu-lagu penyiar tinggal mengudarakan berdasarkan order musik yang sudah disusun dan diseleksi oleh program director atau music director. Lebih jauh lagi di era industri radio sekarang ini penyusunan bisa dilakukan dengan mesin atau alat khusus untuk menata lagu agar enak didengar pengudaraannya oleh pendengar, dan penyusunannya bisa berdasarkan beat atau irama lagu. Jika disusun secara manual yang mencakup semua jenis musik yang sesuai dengan profil pendengar yang dituju, mencakup juga lagu-lagu yang populer, bisa juga merupakan lagu-lagu yang sudah familiar atau populer di telinga pendengar.

| Format musik |
Seperti yang kita ketahui bahwa pendengar merespon stasiun radio akan berbeda-beda, karena hal ini munculnya bermacam-macam format musik, secara umum musik mempunyai daya tarik tersendiri. Pada kenyataannya semua orang dari yang muda sampai umur 50 tahunan pada awalnya tertarik mendengarkan radio hanya untuk mendengarkan musik. Kekuatan lain sebagai alat pelengkap tentang musik beserta penyanyinya adalah bisa dinikmati seumur hidup atau mempunyai kesan abadi yang disukai orang. Pernyataan ini disebut kekuatan perasaan nostalgia sebagai kunci target kelompok umur yang spesifikasi melalui musik. Penyiar radio perlu memahami pula “contemporary music station”. Format berubah-ubah menurut tujuannya untuk menjadi lebih atraktif terhadap segmentasi target pendengar.

Beberapa format musik yang perlu diketahui penyiar radio sebagai wacana diantaranya:

| Adult Contemporary |
Format ini pada umumnya format lagu-lagu yang populer dan diputar kembali dari koleksi lagu-lagu lama seperti lagu-lagu oldies. Mulai lagu-lagu rock, hingga hot adult contemporary yang soft seperti urban, jazz, pop, dance, dll, dengan progresif beatnya lagu-lagu yang enak didengar. Pemutaran nya bisa berdasarkan klasifikasi dan era lagu. Adult Contemporary sasaran kelompok pendengarnya adalah usia antara 25-44 tahun, walaupun memungkinkan juga usia 25-54 tahun mendengarkan format musik ini. Kelompok pendengar ini juga demografi yang banyak dicari oleh pemasang iklan. Adult contemporary ini banyak digunakan oleh stasiun radio dan menjadi format favorit dalam spectrum musik. (pakde banget pokoknya yaw)

|Country |
Format musik country ini di amerika serikat stasiun radio yang ber format country berada di peringkat teratas perolehan jumlah pendengar. Jika di indonesia boleh jadi format ini bisa disejajarkan dengan “format dangdut”. Lagu-lagu country di amerika serikat banyak didengar untuk menemani perjalanan atau di rumah. Tema lagunya banyak mengunakan lirik-lirik yang menyentuh dan dekat dengan masyarakat yang mengungkap kritik sosial, cinta serta kehidupan lainnya yang umumnya ada di masyarakat. Segmentasi pendengar sasarannya umum dari yang muda hingga dewasa. Jumlah pendengarnya pun banyak, sama seperti di indonesia, hampir semua radio-radio yang memutar lagu dangdut, jumlah pendengar (rating) cukup baik. Format country ini bisa disejajarkan dengan “format dangdut”. Dimana format ini menduduki peringkat tertinggi jika dipandang potensi pendengar jenis musik ini. Format dangdut banyak didengar di radio oleh pendengar usia muda hingga dewasa.

| Contemporary hit radio |
Berkembang pada tahun 1981, versi sekarang dikenal dengan “top-40” sebuah usaha yang merefleksikan untuk menarik perhatian dari lagu yang disukai pendengar dengan pilihan rekaman lagu yang berbasis populer berdasarkan program tangga lagu, survey dan laporan penjualan rekaman. Intinya karakteristik top-40 ini diantaranya pemutaran musik/lagu harus baru, tidak melebihi 6 bulan dengan menggunakan frekuensi pengulangan, hot performer lebih dominan, on-air personality’s memancarkan tingkatan enerjik. Contemporary hit radio ini menarik kelompok pendengar usia 12-24 tahun.

Hubungan antara Adult Contemporary Hit Radio adalah format Contemporary hit radio kenyataannya disenangi oleh remaja, tetapi format Adult Contemporary mempunyai tingkat intensitas rendah dengan daftar lagu 3 atau 4 tahun ke belakang atau lebih dari 6 bulan.

| Album-Oriented rock |
Ciri khas untuk menarik pendengar laki-laki muda. Album rock banyak variasi tema, yang paling penting bahwa AOR ini cirinya adalah lagu-lagu rock lama, dengan durasi yang panjang. Lebih populer sekitar tahun 70-an, banyak menarik pendengar kelompok usia 18-34 tahun, dewasa dan laki-laki. Pemutaran musik lebih banyak rock dan contemporarynya kurang. Stasiun radio album oriented rock yang memulai konsep banyak rangkaian musik tanpa henti (non stop musik). On-air personalities khusus tersendiri “hip/modern’”.

| Urban |
Format yang berciri khas rap, R&B, Reggae, Hip-hop, hard rock, soul dan desain musik khusus lainnya untuk menarik anak muda dan format ini biasanya sangat populer di kota-kota besar.

| Oldies |
Konsep oldies ini memang bisa di perdebatan, secara konsep oldies adalah lagu-lagu diputar sekarang adalah lagu-lagu yang dirilis 2 atau 3 tahun lalu. Kemudian konsep oldies lain yang menggunakan konsep memainkan rotasi dari semua era rekaman musik oldies, misal, 1950’s, 1960’s, 1970’s, 1980’s, 1990’s, atau 2000’s. disisi yang lain oldies ini sangat segmented, sebuah format yang berpusat pada periode 5 atau 10 tahun. Banyak juga stasiun radio yang memutar oldies secara khusus, misal pada format “classic rock oldies” yang memiliki pendengar loyal yang khusus pula.

Format musik lainnya yang sering pula didengarkan oleh stasiun radio adalah golden oldies, soft contemporary, urban contemporary/black, new age music, easy listening and beautiful music, country, middle of the road/big band/nostalgia, jazz, classical, religion, dan lain-lain.

Yang dilakukan penyiar, setelah memahami spesifikasi musik, dalam pelaksanaannya, penyiar yang membawakan acara musik bertanggung jawab untuk mengembangkan acara tersebut dan biasanya disupervisi oleh program director serta music director, seseorang di stasiun radio yang memiliki kapasitas sebagai penyeleksi musik. Secara khas stasiun radio dalam memainkan musik sehari-hari akan berdampak pada penciptaan personality siaran. Musik disajikan sehari-hari akan dilakukan oleh beberapa orang penyiar yang bertugas secara bergantian, misalnya pagi, siang, sore, malam dan tengah malam. Termasuk saat membahsa satu topik pun, peran Music Director dalam menentuka lagu yang akan diputar.

Lalu siapa yang bertugas dalam meramu sekaligus menyiapkan susunan lagu dalam playlist untuk diputar tiap jam, tiap program? jawabnya MD alias Music Director.

Woke…….Postingan kali ini saya dedikasikan untuk MD di tempat saya, yang baru tiba hari ini dan siap bergabung dengan team saya, Welcome to my jungle, dude!

What is your taste???

Bookmark and Share

Top Post

10 Comments

emma

Jan 29th, 2009

Aku juga suka musik..

Music apa tuh jenk? Gamelan atau Rebana? he he he

Juliach

Jan 30th, 2009

Tidur dulu ya Pakdhe besok baru bacanya!

Jangan lupa…pakai musik pengantar tidur ya…

bocahbancar

Jan 30th, 2009

Wah bahas music, saya jadi bersemangat…

Salam Bocahbancar…

Salam Broadcaster! Thanks KOMENG nya bro!

nh18

Jan 30th, 2009

Hmmm … baru nih bagai saya
Thanks Pak De …

Nah looooh??… ya ya ya..minimal ini melengkapi perbendaharaan link baru blogroll nya hik hik

sunardi

Jan 30th, 2009

Wah… ini memang patut disharing PakDe.
Terima kasih. Oh, ya. Salam kenal.

Woke..thanks untuk comentnya dan salam kenal juga.

Billy Koesoemadinata

Jan 30th, 2009

kalo katanya rihanna,
“Please don’t stop the music…”

bukannya,
“please don’t stop the DJ, kan?”

:P

Kalo stop the DJ keknya ada yang hilang dari radio bro….salah satu ujung tombang radio kan DJ nya alias Penyiar. Ya kan?

inge

Jan 30th, 2009

milih music sie emang…
tp klo nggak ada yang nyiarin di radio ato tipi
susah juga dapet berita terbaru kali ya :).

sebetulnya ketiga unsur ini, sangat berpengaruh dalam melakukan penjualan. Radio tanpa penyiar sama aja dengerin CD atau Kaset atau MP3, Penyiar tanpa Music, ini juga nggak nyaman dalam komersialisasinya. Kecuali radio news. Nah program. jelas memiliki unsur keduanya, program yang oke di topang dengan penyiar dan lagu yang ok akan mennjamin radio itu banyak pendengarnya.

herry katulistiwa

Aug 4th, 2009

ayo………………bung kok gak bisa di download

iPuy

Jan 6th, 2010

pAkdE…
Terima kasih,,artikelnya berbobot!!!?
oia,saya lagi menulis skripsi tentang peran manajer produksi radio nih,,blh minta masukan kah….
HaTur nUhUn…
 

aprillia

May 28th, 2010

artikelnya bgus2 . tapii koq ga bisa donlot sih ? :( tu artikel yg aku cri . utk tugas akuu :(

Leave a Comment

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.