Pakde Airlines

by theKRY™ on 30/01/09 at 6:01 pm

Kebanyakan iklan di Radio sekarang ini cenderung bising, penuh musik, efek suara - bak palu godam yang menghantam gendang telinga pendengar dari awal sampai akhir, Saya sendiri lebih menyukai suara minimalis untuk sebuah alasan yang gamblang. Saya ingin terdengar berbeda, Mengapa mesti mencoba lelucon? Drama pun mampu menjual dengan efectif. Hal yang samapun berlaku juga untuk iklan yang informatif.

Banyak iklan radio terbaik hanya menggunakan satu suara, namun suara tersebut punya bobot. Ketika suara semacam ini menyampaikna pesan, suara ini meyakinkan karena terdengar tulus. Tak perlu menjelaskan secara detail product yang sedang di promosikan, nanti malah terkesan parno. Belum lagi jatah durasi yang digunakan harus dibawah 1 menit atau tepat satu menit. Kalau lebih dari durasi itu…ya…resikonya si produsen harus membayar kelebihan waktu yang ada dalam iklan.

Bicara tentang maskapai penerbangan, saya menciptakan satu komposisi yang sangat simple, lagi2 pola sederhana ini yang saya gunakan, hasilnya….jangan di remehkan…..

Iklan ini mengambil ide DEMONSTRASI dengan durasi 45 detik. (kalo nggak percaya hitung pakai stop watch). Karakter yang dimunculkan harus tenang, seorang pria dengan karakter suara setara dengan lelaki ganteng seperti saya. Dengan akses wise nya gede…. (halah Sok buanget sih pakde nih). Mengingat pengiklannya adalah sebuah maskapai penerbangan, maka, dipastikan iklannya harus sangat amat elegan dan sampai ke pendengar.

Male Voice Over :
“Besar kemungkinan anda mendengar iklan ini di mobil anda, maka ini merupakan kesempatan baik untuk ambil bagian dalam sebuah demonstrasi sederhana”

“Ulurkan tangan anda ke tuas kecil dibawah kursi mobil, yang menggerakan tuaskursi maju mundur”

“Baik, sekarang majukan kursi anda ke ujung depan”

“Apakah anda merasa agak sesak?”

“Lalu,mundurkan kursi anda sejauh-jauhnya ke belakang”

Kemudian tanyakan kepada diri anda posisi mana yang anda pilih kalau anda harus menjalaninya selama sepuluh jam……

(JEDA SESAAT)

“Dengan terbang bersama pakde airlines kelas atas, anda dapat menikmatiruang leluasa untuk kaki anda, 75% persen lebih luas dibandingkan kelas bisnis maskapai lain.

Terimakasih atas keikut sertaan anda dalam demonstrasi ini, Silahkan kembalikan kursi anda ke posisi tegak.”

(Nama Maskapainya pakde ganti karena yang bersangkutan belum placement)

Simple Bukan??

Demonstrasi yang sederhana, saya tulis dengan hemat tentang ruang untuk kaki penumpang pesawat yang ditujukan kepada pendengar kelas bisnis atau profesional muda yang tengah berkendara. Simple Bukan??

KALAU POSISI SEDANG DIDEPAN KOMPUTER…silahkan  praktekan sendiri….kursi hydrolic lebih enak di gunakan. Di jamin terbang langsung bersama pakde airlines….wakakak

Bookmark and Share

Most Commented Posts

6 Comments

donapiscesika

Jan 30th, 2009

DUH…MENARIK JUGA…BELI TIKETNYA DI MANA PAK DE?
ROUTE MANA AJA YANG DI BUKA ? :-)

Disini, Dan rutenya around the worlds madam!

achoey

Jan 30th, 2009

Hehehe

Tapi saya tetep takut terbang Pak :D

Ah ma enyak? pirahu kang?

coretanpinggir

Jan 31st, 2009

Mudah-mudahan manajemen garuda baca tulisan ini sebelum dibaca oleh maskapai lain :)

Bisa dapat royalti donk pakde, Secara…hari gini di Jambi, maskapai sebesar itu belum bisa mampir. :(

HE. Benyamine

Feb 1st, 2009

Melibatkan pendengar … ya mengajak pendengar lebih serius mendengarkan.

Endingnya …

“Terimakasih atas keikut sertaan anda dalam demonstrasi ini, Silahkan kembalikan kursi anda ke posisi tegak.”

Gimana jika … ” …., Silakan kembalikan kursi anda saatnya untuk mendarat”.

Ndak bisa lah!…kan demontrasinya untuk pengguna mobil. Mereka yang di mobil bro….Jadi saat ending. big thanks untuk mereka karena sudah ikut serta untuk demonstrasi. sisanya mereka kembali untuk berkendara. gitu loooh. Lebih situasional diarahkan pada kegiatan pendengar sebelum mendengar iklannya

munawar am

Feb 2nd, 2009

Ini PakDe sedang mendemonstrasikan fligt yang nyaman untuk promosi maskapainya…; Bandara utamanya di manna Pak De?.

Betul Kang, Diseluruh pelosok negeri….Audisi untuk Prmaugarinya belum nih…mau ploposri sekalian jadi vendornya?

Emanuel Setio Dewo

Feb 3rd, 2009

Wah, bahaya tuh.
Kalau sedang nyetir beneran kemudian mempraktekkannya bisa-bisa terjadi kecelakaan.

Iklan ini rasanya tidak pas!

*kabur sebelum ditimpuk Pakde*

Ha ha ha..kalau ngebut sih iya….tapi kalo pelan. atau dalam kondisi berhenti dulu. saya pikir ini akan baik-baik saja. Sekarang dikembalikan lagi pada pendengar, mau sambil ngebut atau ndak?

Leave a Comment

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.