Karakteristik Penyiar
by theKRY™ on 22/02/09 at 6:51 pm
Penyiar terkadang dideskripsikan menjadi seorang yang ideal. Sifat ideal tersebut meliputi: kehangatan dan kasih sayang, memiliki rasa humor dan cerdas. Kejujuran, rasa saling berbagi dan teman yang selalu menemani dengan baik, dapat dipercaya, memiliki rasa percaya diri, bersemangat dan optimis.
Coba anda pikirkan, misalnya seorang salesman yang menjual suaranya dengan menawarkan barang-barang tertentu, kita mungkin melihat mereka seperti percaya diri, memiliki rasa humor dan optimis tetapi calon pembeli tidak mempercayainya, mungkin karena apa yang mereka tawarkan terkesan sedikit memaksa menawarkan barang-barang tersebut. Tapi bagaimanapun itu, rasa percaya diri, semangat dan optimis adalah petunjuk yang terbesar dari emosi diri. Emosi lebih merupakan refleksi jiwa manusia yang terpencar dari pembicaraannya. Penolakan yang terjadi karena boleh jadi tidak terlibatnya saling memberi kehangatan dan kasih sayang dalam hubungan tersebut.
Sebuah keniscayaan bahwa rasa humor dapat menimbulkan kita bisa tertawa, serta kecerdasan dapat membuka wawasan baru. Mainkan peran dan jangan emosi. Pada kenyatannya penyiar profesional harus pintar bermain peran. Peran harus dilihat dengan sesuatu yang obyektif, karena memainkan emosi yang berlebihan akan menyebabkan penyiar menjadi monoton dan berdampak pada minat pendengar. Itulah mengapa penyiar tidak cukup hanya memiliki rasa percaya diri, bersemangat dan optimis. Karena menarik atau tidaknya sebuah program ditentukan oleh hasil reaksi pendengar.
Air personality sebuah radio akan bermanfaat jika didiskusikan terus menerus oleh para praktisi penyiarannya, karena hal ini berkaitan dengan tujuan yang ingin dicapai oleh stasiun penyiaran radio dari dampak yang ditimbulkan di masyarakat. Selain itu penyiar harus berkonsentrasi pada peran-peran yang dimainkan dalam upaya untuk kelangsungan air personality yang dibangun oleh stasiun radio tersebut.
Earl R. wynn dalam bukunya “radio broadcasting” yang diedit oleh Robert L. Hilliard mengatakan bahwa: komunikasi diradio hanya bunyi: suara manusia dan berbicara, bunyi musik dan bunyi effect. Pendengar tidak dapat melihat bagaimana kreasi ilusi menjadi seolah-olah nyata, dengan imajinasi pendengar melalui variasi aspek bunyi. Disinilah…penyiar di tantang untuk bisa menghadirkan karakteristik yang cukup nyaman di telinga pendengar. Karakter yang mampu membangun suasana yang serba auditif.
Melaksanakan siaran di radio adalah mengkreasikan banyak karakter dan situasi dalam kerangka imajinasi pendengar. Sebagai contoh misalnya penyiar yang matang adalah suara yang penuh resonansi dan hati-hati ketika berbicara itu biasanya yang terekam dalam imajinasi pendengar. Selain itu pendengar tidak ada batasnya untuk berimajinasi tentang penyiar dari siaran yang didengarnya. Oleh karena itu seorang penyiar harus memiliki suara yang baik sebagai bunyi dasar suara dan berbicara.









10 Comments
novnov
Feb 23rd, 2009
aku jadi penyiar cocok gak?..bwahahahaha..aku kok susah komen disini sih pakde?…
Khris
Feb 23rd, 2009
makasih pak Dhe, atas komen’nya. jadi gr..
eh pak Dhe, boleh ndak aku nge’feet blognya pak Dhe?
rita
Feb 24th, 2009
Aku bakat gak ya jadi penyiar? masalahnya ngomong aja udah cempreng gini


Yang pasti, pakde dwong orangnya
btw, sikon dan sasaran pendengar juga sepertinya ikut dipikirkan.. Ingat bila kami sekeluarga cuti ke Maksaar, (disana banyak Stasiun yang siaran ampe pagi) Bekendara sambil dengerin cuap2 para penyiar disepanjang jalan menuju mall lumayan ngilangin kebosenan karena macet. Kalo penyiarnya maco, suara berwibawa serta muter lagu2 jaman baheulak, itu bagian saya (saya dapt menikmatinya). Giliran suara penyiarnya heboh, ceplas-ceplos seenaknya, gaya abg, itu sih favorite gadis2 abg saya, gantian mereka yg hueboh nanggepin setiap sapaan si penyiar tadi…
HeLL-dA
Mar 5th, 2009
Uhhh..
Cita-citaku dari dulu nih, Pakde..
Jadi penyiar..
Beberapa kali nyoba, tapi ndak pernah nyampe’ garis finish, dah di-eliminasi..

HE. Benyamine
Mar 8th, 2009
Ass.
Penyiar radio memang harus mampu menangkap imajinasi pendengar, tahu kapan harus bercanda, terutama sekali adalah menjadi pendengar yang baik. Terkadang, ada saja penyiar radio yang condong lebih menampilkan imajinasinya sendiri.
Karena penyiar sangat audio, menumbuhkan kepercayaan dan daya hayal pendengar menjadi sangat penting, jadi perlu terus menerus diasah kepekaan dan kemampuan memahami persoalan yang berkembang di masyarakat, setidaknya persoalan masyarakat di area jangkauan siarannya.
Reyha
Mar 17th, 2009
pak de…saya gak lolos lagi ikut seleksi di Geronimo, mungkin karena karakter suara saya kali ya ga cocok, tapi ini ada lowongan juga di UNISI radio saya juga sudah masukkan lamaran dan CV saya. makasih ya pak de atas saran-sarannya, saya ikut-ikutan panggil pak de gak pa pa kan……
along
May 31st, 2009
penyiar adalah ahli silat lidah.
Luluq Kriting
Jun 14th, 2009
Ass…Just For PakDE…makasih yang banyak dah membagi ilmunya d sini..Sy berkecimpung di dunia radio dr thn ‘93, sempat kuliah di salah satu Akademi Penyiaran di Jakarta (Akademi Media Radio & TV ; thn itu tmpatnya di Jl.Cik Ditiro). Sy kuliah di situ krna sejak kls 6 SD, sy suka dan penasaran dengan dunia radio
, kbtulan papa jg mantan penyiar di jamannya..Sangat menyenangkan pekerjaan di dunia Radio…..Tapi sy menyayangkan penyiar2 skarang, banyak yang hanya asal saja…yang penting sudah ngomong di depan mike tanpa ada persiapan, latihan dll yang seharusnya di lakukan seorang penyiar “beneran” ketika akan memulai siarannya dan untuk lebih mengembangkan serta memajukan siarannya… bahkan ada yang tidak punya cukup modal ntk menjadi seorang penyiar…(hanya bermodalkan suka cuap cuap..)…sori pakDe..jadi curhat nih…sy pengen sekali ada teman ntk sharing masalah2 yang sy dapati berkaitan dgn dunia Radio skarang…apalagi Radio di daerah….bisa g pakDe…gmana sy komunikasinya sm pakDe..??// d balas yah…via email lebih baik…Makasih skali lagi yah PakDe…lam kenal
Luluq~ Manado.
wahyu surono cemong
Jul 11th, 2009
wuih huebat buanget resepnya penyiar jadi tambah ilmu buat menata kuallitas, pak de udah kasih tips baut penyiar, piye kalo bagi bagi tip buat cepet kaya melalui kegiatan promotion manager! maklum pak de, dunia ini baru saya temukan 2 bulan yang lalu setelah lulus jadi penyiar ha ha ha ha hi hi hi hi …….. bravo anouncer!!!!!!!!!!!
wahyu surono cemong
Jul 11th, 2009
bener tuh……. kita sedang ganti tag line ….. payung saya di jalur dangdut sudah 15 tahun lho pak de…… Radio Mersi FM 93,90 - Bandar Dangdut Indonesia - Tag Line anyarnya Radio Kuis Dangdut………. apa pak de punya ide untuk kuis kuis di radio dengan segmentasi b/c menengah ke bawah……… ola dalah kok angel betul ya…. biar digoyang dangdut…………………..
Leave a Comment