Senam Penyiar

by theKRY™ on 31/05/09 at 6:10 pm

senammulutDoeloe saya pernah mengalami saat siaran dengan kondisi badan belum fresh, kejadiannya malam hari, waktu itu saya tugas jam 9 pagi dilanjut dengan kegiatan di luar studio sampai jam 5 sore. Badan lemes, pikiran mumet, bawaannya tuh pengen tidur. Karena letih bersarang nggak mau hilang dan pilihan terbaik untuk memulihkan kondisi tubuh adalah dengan tidur. Sayapun akhirnya rebahan diatas sopa dari jam 6 petang sampai jam menjelang siaran malam, karena keasyikan tidur nyaris telat siaran. Acara dimulai jam 21:00, waktu itu tidak ada yang tahu kalau saya sedang tidur di mes. untung saya bisa bangun 2 menit sebelum siaran. Cuci muka 1 menit langsung prepare di ruang siaran, nyiapin lagu dari kaset sendiri, nyari materi siaran sendiri, jaman itu tidak ada operator, jadi saya harus langsung ngedisjockey (siaran sambil operatorin sendiri). Apakah siarannya mulus? mmmmhhhh…. Berantakan!!

Maklum pikiran masih terlena dengan bantal, mata meskipun sudah dibasuk tetep…ngantuk. Konsentrasi? apalagi ini… nggak bisa konsen. Harusnya muter lagu dari kaset adalah lagu yang ada di Side A.. eh malah kaset yang diputar adalah Side B. ya…otomatis lagu yang terdengar di radio ya tengah2 lagu yang ada di side B. Jika waktu itu saya punya prepare sebelumnya, nggak ngantuk, badan fresh, kesalahan tidak akan terjadi. Biasanya satu jam sebelum siaran, saya nyiapin materi kata yang akan disampaikan dan materi lagu yang akan diputar. Nah lagu itu sebelum di putar biasanya di pas pasin pita kasetnya. Tujuannya agar pada saat siaran nanti tidak bad air, tidak salah muter lagu. Kalau luput ya itu tadi, harusnya memutar lagu dari awal diside A, malah tiba2 memasukan lagu side B tengah2 pula, mending lagunya tepat dan enak didengar.

Lalu bagaimana warna suara dan karakter vocal saya ketika bicara didepan microphone? Apakah sama dengan kualitas ketika badan saya fresh dan punya persiapan? Beda banget!

Bayangkan saja baru bangun tidur, langsung menghadap microphone, terus nyablak di depan audience, Tentu! kualitas suara yang dikeluarkan akan berbeza. Serak-serak bantal gitu dah.


Bagimana mengantisipasinya? Agar kualitas suara tetep prima, powerfull. Energik. Tidak terkesan malas dan ngantuk. Nampaknya harus dibiasakan senam ala penyiar dulu, karena ini adalah latihan dasar, sebutlah pemanasan sebelum siaran.

Pertama: Muka singa / lion face
Untuk melemaskan otot-otot wajah. Muka diciutkan bersamaan dengan menguncupkan jari kedua tangan, kemudian muka dilebarkan sambil menjulurkan lidah, dengan jari yang dikembangkan. Hitungan 5 kali.

Kedua: Mengurut rahang
Untuk melemaskan otot-otot wajah. Jari-jari mengurut pipi dari muka kebelakang, pada saat yang sama rahang bawah digerak-gerakan kesamping. Hitungan 10 kali.

Ketiga: Melipat lidah ke atas
Untuk melenturkan lidah. Lidah dilipat keatas sampai menyentuh langit-langit mulut. Hitungan 5 kali.

Keempat: Melipat lidah kebawah
Untuk melenturkan lidah. Lidah dilipat kebawah dan ujung lidah menekan barisan gigi bawah. Hitungan 5 kali.

Kelima: Lidah menyapu bibir
Untuk melenturkan lidah. Lidah dijulurkan kemudian diputar menyapu bibir bagian atas dan bawah. Prinsipnya, lidah harus menyentuh permukaan bibir. Hitungan 10 kali.

Keenam: Menggetarkan bibir / motorboat
Untuk melenturkan lidah sekaligus melatih pernafasan. Tarik nafas dalam-dalam, kemudian bungkukan badan sambil mengeluarkan nafas melalui bibir. Ketika udara keluar melalui bibir, buat bibir bergetar sehingga menimbulkan bunyi seperti mesin motorboat. Dan waktu badan membungkuk, biarkan tangan tergantung lemas, sambil menggoyang telapak tangan. Hitungan 10 kali.

Ketujuh: Mengatupkan gigi
Untuk melemaskan otot-otot rahang. Gigi dikatupkan dengan kuat, sementara disaat yang sama kedua tangan mengepal dengan kuat, dan bibir dalam posisi terbuka lebar. Hitungan 10 kali.

Kedelapan: Latihan leher
Untuk memperkuat otot-otot leher dan bahu. Kaki direntangkan, tangan dipinggang, kemudian leher digerakan kekanan-kiri tanpa berhenti ditengah. Hitungan 10 kali.

Kesembilan: Pijat tenggorokan
Untuk melenturkan tenggorokan dan pita suara. Tarik nafas, keluarkan perlahan-lahan sambil mengucapkan bunyi “A”, sementara itu, jari tangan memijit tenggorokan/leher bergerak keatas dan kebawah. Hitungan 10 kali.

Kesepuluh: Memutar bahu
Memperkuat otot bahu sehingga dada menjadi bidang sekaligus membuat tahan duduk dalam waktu lama. Putar sendi bahu kebelakang, sementara tangan dalam posisi lurus. Perhatikan siku, jangan sampai menekuk. Hitungan 10 kali.

Kesebelas: Sayap malaikat / angel wing
Untuk memperkuat otot bahu sekaligus melenturkannya agar bisa menimbulkan resonansi di punggung. Kedua tangan diluruskan kedepan dengan jari-jari terbuka. Kemudian lengan disorongkan kedepan bergantian kiri kanan. Pada waktu lengan disorong kedepan, jari-jari bergerak seperti dalam tarian kecak. Perhatikan, pinggang dalam posisi tidak ikut bergerak. Hitungan 10 kali.

Kedua belas: Ping-pong
Untuk memperkuat sekaligus melatih artikulasi dan anti-popping. Gerakan sama seperti no. 11, hanya saja posisi tangan dikepalkan seperti orang bertinju. Lengan digerakan menyorong kedepan dan menghentak, seperti petinju melakukan pukulan jab. Waktu lengan disorong bergantian, mulut membunyikan kata-kata “ping-pong” bergantian. Gerakan berakhir dengan menarik kedua lengan keatas. Hitungan 10 kali.

Ketiga belas: Nafas panjang
Untuk memperkuat pernafasan. Dongakan kepala, tarik nafas sedalam-dalamnya melalui hidung kemudian keluarkan udara dari mulut yang tebukasepelan mungkin tanpa mengeluarkan hembusan angin. Apabila udara sudah mulai habis dan daada terasa sesak, bungkukan badan dengan cepat untuk mengeluarkan udara yang tersisa. Hitungan 10 kali.

Keempat belas: Menarik perut / pig –paf
Untuk melenturkan otot perut sekaligus belajar teknik mencuri nafas. Tarik nafas sedalam-dalamnya, hingga perut mengembung, kemudian keluarkan dengan cepat melalui gerakan mengempiskan perut yang digerakan dengan cepat. Hitungan 10 kali.

Kelima belas: Meraih bintang /reaching the stars
Untuk memperkuat otot punggung dan pinggang. Bungkukan badan dengan tangan tergantung. Kemudian gerakan tangan kesamping kiri atau kanan setinggi mungkin seakan-akan hendak meraih bintang. Jaga pinggang dan dada tetap lurus, dan bila tangan kanan meraih bintang, maka kaki kiri menjinjit, begitu juga sebaliknya.

Semoga bermanfaat bagi temen2 semua yang sedang berlatih untuk menjadi seorang penyiar atau penyiar yang ingin kembali me-remind apa yang dulu pernah mereka lakukan di masa-masa training. Tujuan dari senam ini salah satunya untuk melenturkan otot-otot yang kita perlukan saat kita siaran.

Tulisan ini saya ulas untuk memenuhi  JANJI yang pernah saya tuliskan disini.

Bookmark and Share

Top Post

48 Comments

Ade

Jun 1st, 2009

Bangun tidur, langsung siaran? kesian mike-nya om.. kesembur mulut yang belom gosok gigi :mrgreen:

Pakde
Tapi tetep wangi koq. Sumpah! ha ha ha ha

Rusa Bawean™

Jun 1st, 2009

wahhh
kapan ya aku bisa jadi penyiar
:)

Pakde
Maunya kapan? Niat doang tanpa usaha yaaa….nggak bakal terwujud lah.

itempoeti

Jun 1st, 2009

kalau dilakukan depan umum kira2 gimana ya Pakde?
hihihihihi… :D

Pakde
Nggak gimana-gimana, Kalau berani? silahkaaaaan…..Paling dikira ayan nya kambuh. wakakakakk

Billy Koesoemadinata

Jun 1st, 2009

haha.. ga jauh beda. dulu juga saya pernah tuh, baru bangun beberapa menit sebelum siaran. tapi dulu saya akalin pake setel lagu yang banyak.. :D

Pakde
Iya..itu salah satu solusi juga. Kalau pikirannya masih dialama mimpi. susah juga bro. harus di jitak dulu baru bisa konsen. Meskipun mata masih leyep-leyep…

catur ariadie

Jun 1st, 2009

wah banyak juga senamnya buat para Radio Jockey yah pakde, saya kira cuma buat naskah dan nyerocos deh ampe bosen…hehehe…
salut pakde atas inovasi senam buat para Radio Jockeynya.

Pakde
Ini sebetulnya bukan Inovasi. Karena jauh sebelum, orang yang biasa berkecimpung dengan olah vocal pasti tahu senam ini.

Yari NK

Jun 1st, 2009

Kalau senam pantat ada nggak pakde?? Kan… perlu juga tuh karena penyiar biasanya pegel pantatnya karena duduknya berjam2…..

**dicekek pakde** :mrgreen:

Pakde
Mmmmmmh… Aku pikir yang dijual kependengar itu BUNYI koq alias suara yang dihasilkan mulut. (Mas Yari bener2 harus di cekek nih)

annosmile

Jun 2nd, 2009

wah..belum pernah siaran pakde
makasih tipsnya.

Pakde
Sama2 mas

edratna

Jun 2nd, 2009

Hahaha…pendengarnya ada yang protes nggak pakde….?

Pakde
Yang protes bukan penyiarnya bun tapi station manager dan Program Directornya. Pendengarnya hanya mesem2 aja, nelpon sambil bilang “Koq lagunya bisa salah?” gitu katanya.

p u a k

Jun 2nd, 2009

Buat yang udah lama nggak ngomel, boleh juga dicoba nih… hihihi..
Aku sempat ngerjain beberapa point diatas.. lemes juga.. :D

Pakde
Kalau lemes bearti memang harus rajin senam ala penyiar.

AFDHAL

Jun 2nd, 2009

setelah baca ini aku langsung praktek latihannya lho..
nah sekarang tinggal siarannya dimana nih…

Pakde
Siarannya di Rumah sendiri. Ngikutin gaya2 penyiar aja Dhal. :smile:

trinil

Jun 2nd, 2009

dI Teater juga sering melakukan senam baik seperti di atas maupun yang lain..
Wah ternyata begitu ya, senamnya… Emmm bisa ga ya jadi penyiar radio???

Pakde
DI teater sangat membantu untuk olah Vocal. Pakde dulu juga ngalamin. sampai harus teriak2, ada juga pola latihak sambil lari pagi, terus isi dialog harus dihapal dan dipraktekan sambil lari. yang ada malah Ngos2an nya. Dulu saya memprkatekan ini bersama Mas Eeng Saptahadi dan (alm) Darsa Warsana Putra pemeran Sambudi serial Kedasih TPI

ayub

Jun 2nd, 2009

nambahin dikit pakde…
ternyata ne senam bukan tuk penyiar ja..

seingat ane dulu jamannya sma pernah ikutan senam gini ya 80% tapi biasanya kita senam gini sebelum latihan drama.

Pakde
Ini senam mulut, senam muka juga. Dan bermanfaat untuk mengatur kelenturan dalam mengucapkan dialog.

Dum

Jun 3rd, 2009

meskipun saya ndak mau siaran, senamnya sudah dan besok akan saya coba lagi.
enak juga rasanya. :D

Pakde
Senam ini tidak terbatas untuk kalangan penyiar koq. Namun sangat disarankan untuk penyiar.

Muzda

Jun 4th, 2009

Eh, ada senamnya …?
Oooh ya pantes penyiar gak gampang kena radang tenggorokan.
Na aku, PakDe .. gak jadi penyiar aja rutin banget kena radang, tapi ini sih karna kebanyakan ngomong, dan belakangan karna mabok Ridho Rhoma
:D

Pakde
hahaha…radang mah nggak bisa dibantu dengan senam ini buuuu. Sering teriak biasanya suara jadi serak karena vita suara dipaksakan teriak. Itu nggak baik. Jadu Muz ini mau ikut audisi lomba mirip Ridho yak? wakakakak.. semoga lolos ya

buJaNG

Jun 4th, 2009

Wkwkwkwk… siip. Bisa dicoba… Nggak harus untuk penyiarkan pakde…?

Pakde
Yup, Siapapun yang mau menyegarkan muka, dan menormalkan kembali vita suara. boleh mencobanya.:smile:

mamas86

Jun 4th, 2009

Tipsnya super luengkap pakde.

alris

Jun 4th, 2009

Waktu SD saya punya cita2 jadi penyiar, karena tiap pagi ikut nebeng Bapak saya dengerin BBC Bahasa Indonesia. Tapi karena kurang usaha barangkali akhirnya gak kesampaian. Sekarang saya bercita-cita punya stasiun radio AM yang siarannya gado-gado kesenian daerah dan penyegaran rohani islam. Semoga tercapai, amin.

Pakde
Apapaun cita2 itu selama mau menghabiskan waktu dalam PROSES pencarian dan usaha untuk mewujudkannya, pasti akan terwujud. Bantu dengan usaha dan kerja keras.

leo

Jun 5th, 2009

wah wah pak de… keren juga.
trima kasih bagi ilmunya untuk senam siar ya…..

memang bermanfaat banget,
lemah teles pak de

sing kuoso sing bales ya…

Pakde
Terimakasih mas Leo, Sudah berlatih dan sudah berkunjung ke blog ini.
Salam saya

Eka Situmorang - Sir

Jun 5th, 2009

Eeeh pakde..
bener loh jadi seger :D
apalagi yg muka singa itu :D

Pakde
Sudah dicoba ya? woalaaaaaah…. menumpahkan siarannya dimana Ka? Melakukannya jangan di depan suami ya…jangan keseringan juga. Nanti suami takut dengan expresi senamnya. Jangan keseringan juga. Karena bisa2 dikira ayan. hakakakak

mascayo

Jun 6th, 2009

wah ini tipsnya mantep bukan cuma buat siaran pakde,
buat obat ngantuk di pabrik  boleh juga nih.

Pakde
Boleh mas! dimanapun kapanpun, kalau memang mau senam muka dan vocal pakai saja. semoga suaranya jadi bagus. wakakakka

HE. Benyamine

Jun 6th, 2009

Ass.
Yap, tips yang bisa digunakan bukan hanya untuk (calon) penyiar, profesi lainnya juga cocok, seperti teknik reaching the stars ha ha ha bagi yang sering duduk di depan komputer.
Model yang digunakan pakde di foto di atas udah seperti cerita home alone aja ha ha ha …

Pakde
Iya banyak teknik agar urat wajah bisa fresh lagi. Ini berdampak untuk teknik olah vocal juga.
PS. Modelnya memang lagi home alone ..hahahahha

esha di birulangit

Jun 7th, 2009

Terjawab sudah pertanyaan saya di waktu kecil..saya pikir ada alat untuk memutar lagu pada pita kaset yang ada di urutan tengah…nggak tahunya dipas2in juga..trus ngepasinnya gimana pakdhe….?

Pakde
Dipas pasinnya pakai TAPE Recorder dengan cara menekan tombol Reward & Forward. Cari posisi lagu yang nanti akan diputar di posisi berapa. Kalau sudah terdengar sekitar 20 detik intro pertama pada lagu yang akan diputar, lepas tuh kaset nya, lalu masukan telunjuk pada salah satu lubang kaset tempat pita kaset menggulung. Putarlah 90 derajat ke arah berlawan dengan arah PLAY di Tape. (posisi rewind) Sehingga pada saat kaset dimasukan dan siap diputar, lagu tidak hilang intronya 20 detik. Tapi jaman sekarang. penyiar tidak harus ribet ngurusin kaset. Karena CD player/ MP3 Player sudah dipakai dalam media siaran.

PS. Blogmu susah diakses?!

mas8nur

Jun 7th, 2009

Ya…senamnya sih OK tapi kalau masih ngantuk juga apa boleh buat, tetep sember Pakde……………….Boleh, nggak tuh kalo sebelum siaran doping dulu secangkir kopi hangat, pasti lebih semangat.

Pakde
Ini latihan dasar bro. Dipakai tidak hanya sewaktu ngantuk. Tapi kapanpun, jika dirasakan ketika bicara banyak split nya gunakan lah senam mulut ini.

artasastra.com

Jun 7th, 2009

Wew..
Jadi begitu tho..
Mo coba ah.. ;)

Pakde
Ini salahsatu tehnik dasarnya yang nyaris dilupakan banyak penyiar.

dobleh yang malang

Jun 7th, 2009

blue akan coba ach, pakde
metberhari minggu ya
salam hangat selalu

Pakde
Boleh blue…. ini menyehatkan muka juga koq.

SQ

Jun 7th, 2009

wahh..wahh tipsnya berguna banget. Lumayan bisa saya kopi karena kebetulan beberapa kawan juga penyiar di radio lokal Banjarbaru.
Tapi baca introduksinya juga membuat saya ingat sewaktu malas-malasan pagi, (akibat bergadang) padahal udah janji interview. Walhasil bahan yang ditulis jadi nga jelas arahnya kemana. wekkkekek :lol:

Biasanya untuk membesarkan hati, saya baca2 buku motivasi. Hasilnya; kembali SPIRIT!

Pakde
Lain lagi kalau urusan begadang mah, saya selalu melarang diri saya sendiri untuk bergadang, Nggak bagus buat kesehatan bos. Dalam kondisi ngantuk siapapun disarankan untuk tidak mengikuti interview kerja. Sudah tahu mau di interview harusnya kan tidak begadang. bener nggak?

reallylife

Jun 7th, 2009

kalo gitu aku praktekin dulu di rumah ya pakde
makasih

Ersis Warmansyah Abbas

Jun 8th, 2009

Hmmm … tip sangat bagus … aku mau praktikkan di ruma … tapi bagaiman ya kelanjutannya?

antokoe

Jun 8th, 2009

nice tip.
nyobain…. ah…

sjahrir

Jun 9th, 2009

Kubayangkan seorang penyiar sedang sibuuuk. Ia dapat telpon lalu menyahut : sebentar ya… 2 jam lagi, saya lagi sibuk. Tahu2nya ia memang sibuk membaca koran… koran buat materi siaran ternyata. Pantas sejak subuh ia sudah sibuk tak bisa diganggu…
Salam

Pakde
Radio siaran yang masih memiliki crew minim bisa saja mengalami hal seperti itu paman. Materi siaran, lagu yang diputar. semuanya di setting sendiri dan yang menjadi patokan adalah program tersebut dibuat seperti apa?. si penyiar hanya ngikutin aturan yang dibuat. dengan ramuan kontent program dia sendiri yang menyiapkan.
Tapi kalau radio yang memiliki jumlah divisi cukup lengkap, semuanya kerja sesuai dengan job nya sendiri-sendiri tanpa harus mengerjakan pekerjaan yang bukan bagiannya. Tugas utama penyiar adalah bicara dan menjadi satu kesatuan bagi divisi lainnya.

Tuti Nonka

Jun 9th, 2009

Wah … berarti kalau dengerin siaran radio, saya harus curiga nih, jangan-jangan penyiarnya masih blobok’en, belum sisiran, boro-boro mandi …. qiqiqi ….
So, jangan mudah tertipu oleh suara merdu sang penyiar, bisa jadi penampilannya tak semerdu suaranya … :D

Pakde
Baik buruknya paras dan suara penyiar semuanya adalah anugerah, bukan begitu mbak Tuti? Kalau urusan yang jorok2, nampaknya yang jorok itu bukan prilaku yang patut ditiru. makasih mbak!

Huang

Jun 10th, 2009

Pakde punya mic khusus gak?

Pakde
Nggak Harus huang! semua microphone yang dipakai memiliki standarisasi international. cocok untuk broadcast.

ernut

Jun 11th, 2009

menarik, jadi bisa intip serba serbi penyiar!

Uke Poet

Jun 12th, 2009

“ohh penyiar jarang mandi?”
*kesimpulan dari hasil baca posting ini*
hehe, tp senamnya oke kok pakde

M. Surya Iksanudin

Jun 12th, 2009

Kebanyang kalo siaran belum gosok gigi?????

*bayangin*

aden

Jun 12th, 2009

Baru tau kalo ternyata penyiar tu gitu

Siti Fatimah Ahmad

Jun 14th, 2009

Assalaamu’alaikum..

Senaman yang baik selepas bangun tidur agar kesihatan wajah tambak sihat, cerah dan muda. Urat-urat wajah menegang dan memberi ekspresi yang menyihatkan wajah. Setelah itu jangan lupa senyuman yang manis.

Pakde
Waalaikum salam Mbak Siti, Jika sering dilakukan memang wajah ini tidak kuyu, suara yang dikeluarkan akan terdengar lebih merdu. Senyuman manis saat bicara ini akan lebih mengakrabkan kita dengan orang yang diajak bicara.

Retie

Jun 14th, 2009

hehehehe….
bangun tidur ku terus siaran….
wahhh bahaya nich,pakde… belum mandi ngga gosok gigi… gawat… :D

Pakde.
Tapi… nggak bau- bau amat koq Ret… swear

NoRLaNd

Jun 15th, 2009

liat poto nya di atas… aja da speechless aku… bwkakaka Tapi ide2 nya, sering di praktekin tuh… ama adek ku bwkakaka.. met kenal bro.. heheh..

Pakde
Salam kenal juga brow

sawali tuhusetya

Jun 15th, 2009

inspiratif banget pakdhe, seperti halnya ketika sedang latihan teater, hehe …

Pakde
Iya, dunia teater juga menggunakan pola latihan semacam ini.

nanda

Jun 16th, 2009

wahhhh….benar tu,q keseringan siaran pagi…tapi bawaanya lemas banget ……thanks pakde atas tipsnya

nh18

Jun 16th, 2009

Mr Van De Kray …
Makasih banget tipsnya …

Aku pikir ini tidak saja berguna bagi penyiar …
Tetapi berguna juga untuk semua orang … yang ingin kelihatan selalu segar

Once again
Thanks Pak De

deviw

Jun 25th, 2009

hahaha jadi inget jadul. sampe2 ketrampilan ngepasin lagu di kaset harus jadi ketrampilan yang dipunyai penyiar, yang single DJ tentunya. apalagi kalo motong pita di kaset untuk spot iklan. kalo sekarang mah tinggak ceklak ceklik.

artvisualizer

Jun 26th, 2009

biar abis bangun tidur, yang penting penyajiannya bagus, oke2 aja tuh, ga ada yang tau kalo lom sikat gigi.. hohoho

iin

Jul 17th, 2009

wah Pakdhe…infonya cuocok untukku yang lagi butuh penyegaran muka soale aku dah berkerut-kerut raiku kebanyakan mikirin utang…

gadis

Aug 16th, 2009

bgm yach rasanya jd penyiar, pgen nyobain

Titie

Sep 12th, 2009

Wahhhh..bner2 kumpulan inspirasi yg TOP deh…
Inspirasi sbnyak ini dibuatnya gmna caranya???ampe setumpuk..butuh waktu yg lama ya??

Ancungin jempol deh,,^^

yazriel

Feb 18th, 2010

wah bnyak bgt senamnya pak DE…..

Leave a Comment

Copy Protected by Chetan's WP-CopyProtect.