PakDE mau terkenal?
by theKRY™ on 09/10/09 at 10:04 pm
Menjadi terkenal, atau tidak tentu ada disetiap hati manusia. Sebagai seorang yang terkenal, kita dituntut oleh publik agar tidak punya cacat sedikitpun, terutama dalam berbuat dan bertingkah laku di masyarakat. Persepsi tentang kesempurnaan dari seorang public figure tertanam jelas di benak setiap pengagumnya. Sehingga, salah sedikit kita melangkah, bisa jadi dalam sekejab kita sudah ditinggalkan oleh penggemar.
Tapi banyak orang yang berjuang mati-matian untuk menjadi terkenal. Sebut saja, ajang adu bakat yang saat ini masih tetap hip. American Idol salah satu contohnya. Ribuan orang rela menunggu dan antri berjam-jam untuk bisa di audisi oleh 3 orang juri dalam jangka waktu kurang dari 5 menit, yang hasilnya bisa merubah nasib kita selamanya. Tapi tunggu dulu, setelah lolos, nasib kita masih akan terus bergantung pada pilihan sms yang dikirimkan oleh publik. Kecaman bahkan datang dari publik kalau kita tidak bisa memenuhi harapan mereka.
Kita menjadi sulit bergerak bebas dan kemanapun kita bergerak semua mata tertuju pada kita. Saya jadi teringat ketika seorang penyiar radio, presenter sekaligus drummer band terkenal di Indonesia datang ke Birmingham, dan bersyukur. Tidak ada satu orang pun yang mengenalinya berjalan bebas di kota dan dengan santainya berbelanja tanpa harus berbasa-basi menjawab pertanyaan dari penggemarnya.

Ada beberapa kriteria penilaian yang umum diberikan kepada calon pelamar. Seperti kemampuan dasar yang harus dimiliki Broadcaster.
Perhatikan Kemampuan vokal yang dimiliki.
a. Kita harus memiliki kualitas vokal yang bagus, bulat dan tidak pecah.
b. Memiliki artikulasi yang jelas pada saat berbicara.
c. Dapat berekspresi melalui suara karena dunia radio banyak bermain lewat expresi suara.
d. Dapat memainkan intonasi suara, sehingga gaya bicara tidak datar.
e. Dapat mengatur kecepatan bicara, Jika harus pelan pelnlah, jika harus cepat, cepatlah.
f. Memiliki kemampuan verbal ini sangat dianjurkan.
Bagaimana dengan kemampuan personal.
a. Calon penyiar biasanya suka bicara dan bisa menjadi pendengar yang baik jika berhadapan dengan narasumber , ini akan ketahuan saat wawancara.
b. Kita harus memiliki spontanitas yang baik, tidak banyak diem dan menunggu diberi umpan untuk bicara.
c. Kita harus memiliki kepekaan terhadap situasi. Bukan celingukan atau asyik sendiri sambil fesbukan.
d. Kita harus mampu menjaga emosi, terutama pada saat siaran.
e. Jadilah seorang dengan self-esteem sempurna tidak akan minder atas kekurangan yg dimiliki, tapi juga tidak akan sombong pada kelebihan yg disandang.
f. Kita memiliki rasa ingin tahu, biar dikata bawel sekalipun, karena seringnya kita bertanya.
g. Kita harus bisa berkonsentrasi, mengingat pekerjaan seorang penyiar menuntut kita untuk tetap konsen.
h. Ingat sense of humor itu juga perlu. Tunjukan lah pada saat ngobrol dengan siapapun.
Ini hanya sebagian point yang dapat ditemukan di awal seleksi melalui wawancara dan mendengarkan rekaman suara calon penyiar. Yang perlu diperhatikan coba temen2 tunjukan kualitas vokal yang dimiliki, aktiflah berbicara, Ingat pelamar yang bisa memenuhi kemampuan dasar, akan lebih mudah mengikuti seleksi dan akan mudah untuk dilatih menjadi penyiar yang baik.
Jadi, masih minat jadi orang terkenal?? Silahkan apply ke radio2 terdekat dikota anda! Karena bermula dari penyiar pun kita bisa terkenal.









21 Comments
Wuryanano
Oct 9th, 2009
Wis…pokok-e Pakde Dekry iki pancen Top Markotop! puinter tenan nulis-e.. uapiikkk…
Kalau saya memang tidak terkenal, tapi dikenal… hehehe…
Salam Luar Biasa Prima dari Surabaya!
alamendah
Oct 10th, 2009
<strong>(maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!</strong>
Ajak-ajak, dung!
pakacil
Oct 10th, 2009
waaaaaahh… kalau untuk jadi penyiar, sepertinya saya sadar diri, mungkin vokal kurang mendukung, akhirnya harus gugur di tahap awal seleksi. hehehe.. tapi memang asyik kalau memperhatikan teman-teman yg lagi menyiar, dan suaranya ada yg sudah dipake lintas pulau, ckckckck… salut saya sama mereka.
ikkyu_san a.k.a. imelda
Oct 10th, 2009
saya maunya mendaftar di Radionya Pakde aja ahhhh
dan diseleksi oleh pakde ya!!! (Awas kalo ngga diterima hihihi)
EM
iksa
Oct 10th, 2009
Wah PakDe …. baik penyiar maupun penyair nggak bisa aku ….
Bawa oleh2 apa dari Birmingham …?
morishige
Oct 10th, 2009
saya baru sebatas pendengar radio, pakde. belum ada keinginan untuk nyoba2 jadi penyiar.
tapi tulisan ini informatif sekali. saya jadi kebayang betapa sulit tahapan2 yang harus dilalui seorang penyiar…
cyzko
Oct 10th, 2009
klo dah terkenal jangan sombong ya pakde hehehe
dendin
Oct 10th, 2009
klo terkenal itu ya selamat anda terkenal
p u a k™
Oct 10th, 2009
waaah.. aku pass dulu deh, kalau job yang satu ini..
takut pecah aja mikenya.. tapi..tapi kalau jadi penyanyi boleh laah..
*kedip2 ganjen*
Eka Situmorang - Sir
Oct 10th, 2009
Waaah pakde dulu aku sempet jadi penyiar di salah satu radio di Jakarta…
ehhehe)
tapi gak terkenal juga tuh (ya jelas wong jd penyiarnya ajah cuman 3 bulan
Ria
Oct 10th, 2009
hahahaha…klo suaraku yg cempreng ini cocok gak ya siaran di radio??? huheheheheh nanti pendengar radionya jadi budek…hehehehehe
suryaden
Oct 11th, 2009
nunut terkenal aja lah disini…
M Mursyid PW
Oct 11th, 2009
Orang terkenal rentan terhadap penyakit kemaki alias sombong.
Semoga pakDe yang dah terkenal di sini ndak kejangkit penyakit itu.
KangBoed
Oct 12th, 2009
Manstaaaaaaaaaaaaaaabbbsss.. TOP BGT.. Hidup Pak DE
dias
Oct 13th, 2009
aku juga lagi belajar jadi terkenal ni…
Ratna
Oct 22nd, 2009
Mau banget, Pakde…
Secara memang saya bisanya cuman di belakang layar. Kalo nggak nulis, ya berkicau. Yang penting mukanya gak keliatan, hehe…..
itempoeti
Oct 28th, 2009
saya setuju pakde…
popularitas mengurangi kebebasan kita…
Love4Live
Oct 28th, 2009
alhamdulillah sampai hari ini gak berminat untuk terkenal…
hehehe…
masnur
Oct 29th, 2009
Pokoknya untuk tes penyiar saya nyerah duluan deh, nggak ada kriteria terpenuhi, hehe….. Sori pakDe baru bisa mampir lagi, sedang konsen dengan tesis nih, jadi BWnya rada pasif.
KangZis
Dec 4th, 2009
Klo mau terkenal mah atuh kudu bisa ngomong jeung nilis, terus nyieun buku publikasikeun…bagikeun ka perpus umum jeung perpus sakolah…pasti wae terkenal coba geura… saya ge terkenal benar henteu …wawuh jeung saya teu…?
wahyu
Feb 6th, 2010
syarat y harus lancar B.inggris juga gk???
Leave a Comment